Ahok Bawa-Bawa Nama Gusdur, Netizen : Kasian Orang Sudah Wafat Ditarik Ke Kasus Penistaan Agama




Islamedia - Ahok dan Tim Pengacaranya Sirra Prayuna mengungkapkan bahwa telah  menyerahkan ke Majelis Hakim sebuah video kampanye presiden keempat RI, Abdurrahman Wahid (gus dur) untuk menjadi bagian dari alat bukti.

Menurut Sirra video tersebut akan memberikan gambaran makna surah al-Maidah ayat 51. "Itu bagian dari alat bukti yang kita serahkan," ujarnya saat ditemui di gedung Auditorium Kementerian Pertanian, Selasa (4/4/2017).

Sirra menjelaskan, pemutaran video Gus Dur untuk memberikan satu gambar apakah betul makna surat Al Maidah itu seperti dimaknai dalam tuduhan jaksa. "Apakah dibolehkan memilih pemimpin yang tidak seiman, gitu," katanya.

Sementara netizen bereaksi keras terhadap apa yang dilakukan oleh Ahok dan para pengacaranya yang membawa-bawa nama orang yang sudah meninggal ke dalam kasus penistaan agama.

"Orang meninggal sudah tenang dialam sana.Jangan diusik lagi dong kasihan beliau.Emang ulama yg masih hidup udah gak ada yg mau dukung mencari pembenaran atas kesalahan kalian apa?" ujar netizen bernama Teddy.

Senada dengan Teddy, netizen bernama Rinaldinho mengomentari aksi ahok dan pengacaranya dengan membawa nama gusdur sangat tidak etis. Rinaldiho menyarankan Ulama yang masih hidup seperti Dr Zakir Naik.

"Alangkah lebih baik ditanya yg masih hidup. Masih banyak kiyai / ulama yg mumpuni ilmu pengetahuannya. Kalo ga coba tanya Dr. Zakir Naik" tegas Rinaldiho.[islamedia]