PUI dan Adara Gelar Kolaborasi Seni Kemanusiaan untuk Aleppo


Islamedia - Persatuan Ummat Islam (PUI) dan Adara Relief Internasional   mengadakan acara pengumpulan donasi bagi rakyat Syiria dalam bentuk kolaborasi seni di Pusat Perfilman Usmar Ismail, Jakarta pada Kamis malam (16/2/2017). Ketua Umum PUI, KH. Nazar Haris turut menyumbang aksi pembacaan puisi di hadapan ratusan penonton dengan lantang dan tegas.

"Kalian banyak, tapi lambat.. Musuh kompak, kalian terkotak-kotak.. Sementara Aleppo tak mau kalah. Dituduh teroris, diembargo, di teror. Bangkit ditumpas.. bangkit lagi di tumpas lagi.. Bangkit! Bangkit! Dan bangkit lagi! Tetap tak menyerah," lantang Nazar Haris.

Acara bertema Kolaborasi Seni "Terjebak" untuk Aleppo dimeriahkan juga oleh aksi pembacaan puisi oleh Ahmad Heryawan (Ketua Majelis Syuro PUI), Yose Rizal Manua serta pertunjukan teater Kanvas besutan Zak Sorga, tari Saman dan pesinden Margiana Indra Utami.

Sementara Ketua Umum Adara Relief Internasional, Nurjanah Hulwani menyampaikan alasan rakyat Indonesia harus membantu Aleppo. Diantaranya rasa kemanusiaan dimana rakyat Aleppo tidak hanya dibunuh, namun sebelum dibunuh mereka mendapatkan siksaan, dan pemerkosaan. Alasan selanjutnya lebih karena Aleppo ada di bumi Syiria dan salah satu dari empat negara di bumi Syam. Dan benteng Aqidah ummat Islam ada di bumi Syam.

"Yang bisa kita lakukan adalah menyebarluaskan kesulitan dan penderitaan yang lahir batin menyangkut masalah aqidah dan kemanusiaan, kedua menggalang kemanusiaan dan terakhir adalah doa. Semoga semakin banyak orang yang memahami dan peduli, Allah akan memberikan kemenangan untuk rakyat Aleppo," harap Nurjanah tegas.

Diketahui, dalam acara tersebut terkumpul donasi sebesar Rp 173.020.700 ditambah USD 700
dan cincin emas. [rilis/islamedia]