Ikut Aksi 212, Kakek 80 Tahun Asal Sumbar Ini Sempat Dijegat 5 Polisi Bersenjata Lengkap

Islamedia - Aksi Bela Islam Jilid 3 menyisakan beragam kisah luar biasa, seperti yang terjadi oleh kakek usia 80 tahun yang berasal dari Sumatra Barat.

Sambil duduk di trotoar menuju Monas, kakek yang jenggotnya sudah memutih ini menceritakan perjuanganya menuju Aksi 212.

Sembari menetes air mata, Kake ini menceritakan singkat perjalanan dari Sumatera Barat ke Monumen Nasional (Monas) Jakarta.

"Kami dicegat lima kali oleh Polisi, Nak. Mereka bawa senjata lengkap. Emang kami ini hadir Jum'atan ke Jakarta bawa senjata?" kisah Sang kakek seperti dilansir bersamadakwah, sabtu(3/12/2016).

Sang Kakek bersyukur saat dicegat anggota kepolisian kemudian datang anggota TNI yang membantunya.

"Alhamdulillah kami dibantu bapak-bapak Tentara buat jalan lagi. Kalau Polisi menghadang, bapak Tentara malah membantu kami" ungkap Sang Kakek. 

Lebih lanjut Sang kakek berkata : "Semoga Alloh beri hukuman kepada Polisi seperti biksu di Myanmar yang kulitnya melepuh-lepuh. Atau rumah dinas dan kantor-kantor mereka dibakar oleh Alloh seperti bangsa Israel."

Mendengar cerita perjuangan sang kakek menuju monas, banyak membuat pengguna media sosial yang mengaku tidak sanggup menahan tangis. 

"Terharu, jadi ikut nangis. Semga ALLAH SWT memberikan umur panjang dan keshatan untuk kakek dan pejuang-pejuang lainnya. Amiiinn," kata Hilyanita. [islamedia.id]