Hilang Nuraninya, Masyarakat Iran Bersuka Cita Atas Penderitaan Aleppo




Islamedia - Korban nyawa yang berjatuhan di wilayah Aleppo Suriah disambut suka cita oleh masyarakat Teheran Iran. Tak ada kesedihan, semuanya berbahagia, bahkan sepanjang jalan di Teheran tampak para warga melakukan perayaan besar-besaran.  

Seperti dikutip dari bersamadakwah senin(19/12/2016), Sejumlah warga Teherean membagikan permen dan minuman untuk orang yang lewat. Hal itu dilakukan sebagai bentuk dukungan pembunuhan dan penyerangan yang terjadi di Aleppo, Suriah. 

Selain makanan, warga Teheran juga menyebarkan gambar-gambar melalui media cetak yang mengungkapkan kegembiraan dan kesenangan mereka apa yang terjadi di Aleppo, Suriah.

Surat kabar Iran menyebut Aleppo sebagai "kota Iran," dan menggambarkan masuknya pasukan Garda Revolusi Iran dan milisi Syiah sebagai "pembebasan kota Iran,". 

Seperti Surat kabar "Emrouz"  yang dekat dengan pasukan Garda Revolusi, membuat judul sensasional. Koran menulis dengan judul: "kota yang dibebaskan" tanpa menyebutkan nama kota Aleppo.

Sementara koran "Kayhan" yang dimiliki oleh pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei, membuat judul tentang "pembebasan Aleppo,". Surat kabar itu mengatakan bahwa Arab Saudi, Qatar dan Turki, menelan kepahitan apa yang terjadi di Aleppo, dan "berbicara tentang kejahatan yang terjadi di Aleppo adalah penghinaan."

Surat kabar "Saast Rose," menyatakan tentang pernyataan resmi Iran mengenai pembantaian Aleppo, bahwa "waktunya telah tiba untuk menciptakan pemakaman mimpi doa Erdogan".

Dan surat kabar "Mardom Salari" menuliskan bahwa pertempuran Aleppo "kehancuran bagi oposisi Suriah secara militer dan politik",  [islamedia]