Polisi Represif, Serang Massa Aksi Damai dengan Gas Air Mata

Islamedia - Aparat kepolisian melakukan tindakan represif dengan menyerang dengan gas air matta terhadap massa aksi damai yang dilakukan umat Islam, jum'at(4/11/2016).

Serangan mengakibatkan massa yang sebelumnya tenang menjadi ricuh, beberapa umat Islam mengalami mata pedih.

Seperti ditayangkan inewstv, pihak kepolisian terpaksa menembakan air mata karena aksi demonstrasi sudah melewati batas waktu, sudah diatas pukul 18:00 WIB, sehingga harus dibubarkan.

Umat Islam masih tetap bertahan di depan Istana Presiden karena tidak ada sikap tegas dari Presiden Jokowi terkait kasus penistaan agama yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama (ahok). [islamedia.id]