Innalillahi, 150 Muslim Rohingya Meninggal Dunia dalam Operasi Militer Myanmar




Islamedia - Innalillahi wa inna ilaihi roojiun, sejak sabtu(12/11/2016) sedikitnya 150 orang telah meninggal dunia dalam operasi militer yang dilakukan pemerintah Myanmar di negara bagian barat Rakhine. 

Sementara pemerintah berusaha untuk menutupi pembunuhan dengan membatasi akses media dan bantuan sejumlah kelompok dari daerah lain.

"Alasan mengapa kantor berita internasional dan kelompok bantuan tidak diizinkan untuk pergi ke sana adalah karena militer berusaha untuk menutupi apa yang mereka lakukan di sana, pembunuhan dan lain-lain. Mereka berbohong," ujar Linn dari Organisasi Nasional Arakan Rohingya dikutip dari Asian Correspondents seperti dilansir sindonews, Kamis (17/11/2016).

Atas tekanan dunia internasional, pemerintah Myanmar mengakui kematian 69 pelaku kekerasan dan 17 anggota pasukan keamanan. Para penyerang tidak diidentifikasi, tetapi pihak tentara bersekutu dengan kelompok Rakhine Buddha terhadap Rohingya. 

Pihak pemerintah Myanmar mengungkapkan para penyerang membakar ratusan rumah, tetapi kelompok hak asasi menyalahkan tentara atas tindakan tersebut.

Kelompok Human Rights Watch (HRW) telah menggunakan citra satelit untuk mengidentifikasi 430 bangunan yang hancur. [islamedia.id]