Guru besar UI Ini Batal Menjadi Saksi Ahli Ahok Karena Meninggal Dunia




Islamedia - Guru Besar Fakultas Ilmu Psikologi Universitas Indonesia (UI) Prof DR Sarlito Wirawan  batal mejadi Saksi Ahli pada kasus penistaan agama yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dikarenakan meninggal dunia.

Badan Reserse Kriminal Mabes Polri beberapa hari yang lalu telah mengumumkan bahwa Sarlito diminta untuk menjadi saksi dalam kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Ahok yang akan dilaksanakan pada selasa(15/11/2016).

Tiba-tiba kondisi kesehatan Sarlito menurun, ia langsung dilarikan ke rumah sakit. Guru Besar Fakultas Ilmu Psikologi Universitas Indonesia Sarlito Wirawan Sarwono meninggal dunia di Rumah Sakit PGI Cikini, Jakarta Pusat, pada Senin tanggal 14 November 2016 sekitar pukul 22.18 WIB.

Sumber republika, Selasa (15/11/2016), Sarlito akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Giri Tama Tonjong, Parung, Bogor, Jawa Barat. Sedangkan sebelum dimakamkan, Sarlito akan dishalatkan terlebih dahulu di Masjid Al Irfan yang berada di kawasan Komp Dosen UI Ciputat.

Hingga berita ini dipublikasikan belum ada keterangan pasti penyakit yang mengakibatkan wafatnya ahli psikologi ini, namun kemungkinan karena ada gangguan pencernaan di ususnya.

Di sekitar rumah duka, para pelayat mulai berdatangan sejak pagi. Terdapat juga banyak karangan buka duka dari beragam pihak seperti dari Kapolda Metro Jaya M Iriawan dan juga dari Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi).

Sarlito yang lahir di Purwokerto, 2 Februari 1944, pernah menjadi Dekan Fakultas Psikologi UI selama tujuh tahun hingga tahun 2004 dan spesialisasinya beragam antara lain dalam bidang Psikologi Sosial dan Lintas-Budaya.[islamedia.id]