Persimpangan Gaza dan Israel Kembali Dibuka untuk Pengiriman Barang


Islamedia Titik persimpangan utama antara Gaza dan Israel diatur untuk dibuka kembali untuk pertama kalinya dalam sembilan tahun, demikian disampaikan pemerintah Israel.

"Titik persimpangan Erez akan kembali dibuka untuk barang-barang yang masuk Gaza," ujar juru bicara COGAT, badan kementerian pertahanan yamg bertanggung jawab untuk implementasi kebijakan pemerintah di wilayah Palestina.

"Langkah ini diambil untuk memfasilitasi kerja importir Palestina dan dengan demikian membantu perekonomian di Jalur Gaza," tambahnya, seperti dilansir dailysabah.

Sejak tahun 2007 Erez telah dibatasi untuk perorangan, dengan barang-barang melalui Kerem Shalom di Gaza Selatan .

Terletak di Jalur Gaza bagian Utara, Erez lebih dekat dengan kota besar Israel dibandingkan dengan Karem Shalom, dan dapat membawa barang seperti Ashdod lebih mudah dari kota pelabuhan Israel.

Israel telah memblokade Gaza selama satu dekade, dikatakan hal tersebut dilakukan untuk mencegah Hamas, yang menguasai Gaza, membangun posisi dan kekuatan militernya.

Menurut Bank Dunia dan PBB, blokade tersebut telah menghentikan semua kegiatan eksport dari Gaza dan membuat perekonomian terpuruk.

Sekitar 1,9 juta warga Palestina tingga) di Gaza, yang terletak antara Mesir, Israel dan Mediterania. [islamedia/abe]