Erdogan Sebut ISIS Belati yang Ditancapkan ke Dada Muslim


Islamedia Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan pada Selasa bahwa ISIS adalah "belati yang ditancapkan ke dada Muslim", menyusul insiden bom di Saudi Arabia.

Berbicara pada sebuah event di Istanbul untuk menandakan berakhirnya Ramadan, Erdogan menyoroti harga yang harus dibayar atas darah Muslim dalam aksi teror yang dilakukan ISIS dan PKK.

"Organisasi bernama ISIS ini adalah belati yang ditancapkan ke dada Muslim," ujarnya.

"Siapapun yang mendukung kelompok ini melalui fanatisme sektarian ataupun motif lainnya menjadi rekan dalam dosa yang sama," lanjutnya seperti dilansir dailysabah.

Senin lalu, bom bunuh diri menargetkan Madinah, Qatif dan Jedah. Di Madinah, empat aparat keamanan terbunuh dekat Masjid Nabawi, tempat dimakamkannya Nabi Muhammad.

Sebelumnya, lebih dari 200 orang terbunuh dalam serangan bom di distrik Syiah, Baghdad dan pekan lalu 45 orang terbunuh saat tiga teroris melakukan serangan bom di bandara Ataturk Turki.

Erdogan juga berjanji untuk terus maju dengan rencana untuk memberikan kewarganegaraan kepada pengungsi Suriah . Dia pertama kali menyebutkan proposal tersebut pada tanggal 2 Juli, ketika itu direspon dengan protes di sosial media.

"Ada juga orang yang memenuhi syarat di antara mereka, orang-orang yang memiliki karir, " katanya . " Mari kita tidak membawa mereka, dan haruskah mereka pergi ke Inggris , Kanada atau tempat lain ? Kami tidak membeda-bedakan."

Erdogan juga mencontohkan Meskhetian Turki yang melarikan diri dari konflik di timur Ukraina untuk menetap di provinsi Erzincan di timur Turki. [islamedia/abe]
close
Banner iklan disini