Situs BBC Indonesia Tuding Peserta Simposium Nasional Anti PKI Sebagai "Kaum Radikal"

Islamedia - Situs berita asal Inggris BBC menyebut bahwa peserta Simposium Nasional Anti PKI sebagai Kaum Radikal. Nampak jelas dari judul berita yang tertulis :"Simposium 'anti-PKI': Pensiunan jenderal, kaum radikal dan Haji Lulung".


Ketua panitia pengarah Letjen TNI (Purn) Kiki Syahnakri menyebutkan ada 49 ormas mendukung terselenggaranya acara Simposium Nasional ini. Beberapa lambang organisasi yang muncul dalam spanduk pendukung termasuk Majelis Ulama Indonesia, Muhammadiyah, Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, Pemuda Pancasila, HMI, Forum Umat Islam, Ansor, NU.


Sejumlah tokoh nasional nampak hadir seperti pemimpin Front Pembela Islam, FPI, Rizieq Shihab, politisi PPP Abraham Lunggana atau Haji Lulung, mantan Wapres Try Sutrisno, serta pimpinan MUI Cholil Ridwan.


Sebagaimana diketahui, rabu 1 Juni 2016, sejumlah tokoh nasional dari berbagai latar belakang menggelar Simposium Nasional dengan tema "Mengamankan Pancasila dari Ancaman Kebangkitan PKI dan Ideologi Lain", yang berlangsung di Balai Kartini Jakarta.[islamedia/mh]