Meski Kerap Dilecehkan, Umat Islam Indonesia Sangat Toleran Kepada Umat Agama Lain




Islamedia - Pengamat Sosial Eko Setiawan akhirnya angkat biacara dan menanggapi pemberitaan tendensius  media mainstream terhadap berita razia Warteg yang dilakukan Satpol PP Serang. Menurut Eko pemberitaan ini sengaja terus digoreng agar mencitrakan bahwa Islam Indonesia itu tidak toleran.


"Tujuanya sudah keliatan kok, para media-media itu ingin melecehkan umat Islam Indonesia dan melabeli umat tidak toleran" ujar Eko kepada Islamedia, senin (13/6/2016).


Padahal bila menarik kebelakang, menurut Eko Umat Islam Indonesia itu sangat toleran dalam berbagai hal, khususnya dengan agama lain. Kita ambil contoh tentang perayaan Nyepi di Bali. Muslim di Bali dengan sangat toleransi yang tinggi meliburkan diri dengan segala aktivitasnya untuk menghormati perayaan Nyepi.


"Coba tengok ke Bali, bagaimana semua penerbangan berhenti total, Umat Islam baik-baik saja, tidak protes seakan Umat agama Hindu tidak toleran" jelas Eko.


Eko menceritakan rasa toleran umat Islam Indonesia justru dibalas dengan tindakan tidak toleran dari umat agama lain, seperti contoh kejadian di Tolikara Papua.


"Saat Idul Fitri tahun 2015, Umat Islam yang sedang menunaikan Sholat Id dipaksa berhenti dengan dalih mengganggu aktivitas umat kristiani di Tolikara, siapa yang tidak toleran?" tanya Eko .


Terakhir Eko menghimbau kepada para media mainstream bahwa Umat Islam sudah sangat faham tentang toleransi, tak perlu terus merekayasa cerita bahwa Umat Islam Indonesia itu tidak toleran. [islamedia/eko]