Menunggu Aparat Polisi Lamban, Laskar FPI dan Warga Razia Peredaran Miras


Islamedia - Demi menjaga kesucian bulan Ramadhan, Laskar Front Pembela Islam (LPI) Bekasi Raya tak kenal lelah apalagi menyerah untuk memerangi berbagai macam kemaksiatan. Terutama masalah peredaran Miras, induk dari segala macam kemaksiatan yang sudah sedemekian menjamurnya di wilayah Bekasi.


Setelah belum lama ini LPI turun ke jalan untuk memerangi miras di sekitar Bekasi Timur dan Bekasi Barat. Dini hari tadi , Jum'at (10/6/2016), belasan Laskar dari MACAN Cikarang Utara bersama warga mendatangi sejumlah warung dan toko jamu yang sebagian masih meraup keuntungan di tengah rusaknya moral masyarakat akibat mengkonsumsi minuman haram tersebut.


Aksi Laskar kali ini bermula ketika para Laskar selesai mengadakan perkumpulan untuk bermusyawarah membahas agenda kegiatan selama Ramadhan di markas DPC FPI Cikarang Utara di desa Waluya, Cikarang Utara, kab. Bekasi. Kemudian massa dengan mengandarai sepeda motor bergerak menuju arah Pilar untuk mengusir gerombolan waria yang kerap mangkal di samping jalan layang arah mall SGC.


Usai menyatroni waria, massa bertolak menuju Jalan KH. Fudholi, kampung Kebon Kopi, desa Karang Asih. Di sekitar wilayah tersebut massa mendatangi sejumlah warung jamu yang dijadikan kedok untuk menjajakan minuman beralkohol.


Setelah mendapatkan ratusan botol miras di warung-warung jamu di Karang Asih, Laskar bersama warga melanjutkan aksinya hingga menuju arah Cikarang Kota. Tepat di samping perempatan SGC, massa kembali mendapati warung jamu yang dengan terang-terangan menyediakan berbagai merk dan jenis minuman memabukkan tersebut. Sontak mereka mengeluarkan miras yang ada di warung tersebut.


Sebanyak sembilan dus dan ratusan botol miras dari berbagai jenis, merk dan kadar alkohol berhasil didapat dari warung-warung jamu dan barang bukti dimusnahkan di tempat oleh Laskar dengan cara ditumpahkan seluruh isinya.


Meski mendapat perhatian dari masyarakat sekitar yang menyaksikan aksi ini, namun aksi berjalan aman, tertib dan kondusif .


Aksi LPI bersama warga kali ini merupakan luapan kekesalan yang nyaris mencapai klimaks akibat maraknya peredaran miras yang berada di wilayah Cikarang Utara. Sebelumnya, sejumlah elemen masyarakat diantaranya DPC FPI Cikarang Utara, Ikatan Pemuda Islam Karang Asih (IPIKA), dan warga sekitar telah menempuh serangkaian upaya prosedural untuk mencegah beredarnya miras di lingkungan tempat tinggalnya. Dari mulai laporan secara lisan, surat menyurat hingga melakukan audensi kepada aparat kepolisian dan instansi terkait.


Akan tetapi karena para pedagang yang 'membandel' ditambah lambannya respons aparat dalam menanggapi laporan masyarakat membuat warga geram dan mengambil tindakan sendiri.


sumber : Facebook FPI BEKASI RAYA ONLINE


[islamedia/mh]