Halal Watch: Pemerintah Harus Menjamin Kehalalan Daging Impor




Islamedia - Rencana pemerintah mengimpor daging untuk memenuhi stok selama Ramadhan dan Idul Fitri 1437 Hijriyah dikritisi oleh Lembaga advokasi halal, Indonesia Halal Watch (IHW).

IHW meminta menjamin kehalalan daging yang akan diimpor, pasalnya hingga kini tidak jelas dari mana daging tersebut berasal.

"Untuk memenuhi standardisasi produk itu, RPH harus dicek juga. Pemerintah harus menjamin betul produk halal itu, jangan asal impor daging," papar Direktur Eksekutif IHW Ikhsan Abdullah, seperti diberitakan Republika.

Lebih lanjut Ikhsan mengatalan, jika diimpor dari Australia, maka harus ada penegasan dari negara bagian mana daging itu berasal, mengingat masih banyak negara bagian Australia yang tidak bekerja sama dengan LPPOM-MUI.

Oleh karena itu, seharusnya daging hanya diimpor dari negara bagian yang sudah bekerja sama dengan LPPOM MUI saja. Poin tersebut hendaknya menjadi salah satu syarat penting ketika pemerintah hendak mengimpor daging.

Seperti diberitakan, pemerintah telah memutuskan untuk mengimpor daging sapi sebanyak 27 ribu ton. Sebanyak, 10 ribu ton lewat Bulog dan 5.000 ton lewat PT Berdikari (Persero) untuk memenuhi kebutuhan daging sapi saat Ramadhan dan Lebaran. [republika/islamedia]