Erdogan Resmikan Kompleks Kedutaan Turki di Somalia




SOMALIA - Presiden Recep Tayyip Erdogan meresmikan kompleks gedung Kedutaan Besar Turki yang baru di Mogadishu pada Jumat (3/6).

Peresmian tersebut juga dihadiri Presiden Somalia Hassan Sheikh Mohamoud.

Dinukil dari Andolu Agency, menandai peresmian tersebut, Erdogan mengatakan: "Saat ini, kita berada di Kompleks Mogadishu Kedutaan Besar Republik Turki. Kompleks nomor satu di dunia.

"Kita memiliki kompleks yang sangat bagus. Kemanapun saya pergi, saya selalu mengatakan kepada teman untuk memberikan kami tempat yang cukup besar seperti ini untuk membangun kedutaan besar yang pantas untuk Republik Turki."

Turki menunjuk duta pertamanya untuk Mogadishu di tahun 1981, dan telah melangsungkan hubungan diplomatik sejak saat itu.

Lebih lanjut, Erdogan juga mengatakan Turki tengah membangun pusat pelatihan militer di Mogadishu. "Saya harap hadir di Mogadishu saat peresmiannya," ujarnya.

Sekolah Kejuruan Kesehatan Bulan Sabit Merah Turki, tambah Erdogan, akan memulai program trainingnya di bulan September yang diikuti 600 siswa.

Ia juga mengatakan, "Target Turki adalah membuka 54 kedutaan di seluruh 54 negara Afrika. 13 sampai 14 tahun yang lalu kami hadir di 12 negara, tapi kini kami hadir di 39 negara."

Ia mengungkapkan kepuasannya dengan perkembangan Somalia. " Saya sangat senang melihat langkah-langkah yang telah anda ambil sejak pertama kali saya tiba disini pada 2011."

Kunjungan Erdogan ke Mogadishu dilakukan setelah Uganda dan Kenya, dimana ia berjanji untuk mengikat keamanan dan ekonomi antara Afrika Timur dan Turki, dan membantu membawa perdamaian di kawasan tersebut.

Ibu negara Turki Emine Erdogan, Deputi Perdana Mentri Veysi Kaynak, Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu dan Menteri Ekonomi Nihat Zeybekci turut menghadiri peresmian tersebut.

Sebelumnya Erdogan pernah mengunjungi Somalia di tahun 2011 saat masih menjabat Perdana Menteri. Di tahun yang sama, Turki mulai memberikan bantuan kemanusiaan pada negara Afrika Timur.

Sejak 2011, Turki telah bekerja keras untuk memberi bantuan pada rakyat Somalia, termasuk keamanan, pendidikan, kesehatan, lembaga peningkatan kapasitas, bangunan lembaga negara, jalan, pelabuhan bandafa, industri perikanan dan energi. [islamedia/abe]