Ribuan Buruh Akan Kepung KPK, Desak Ahok Jadi Tersangka

JAKARTA - Desak KPK untuk menetapkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai tersangka, ribuan buruh akan lakukan aksi pada 1 dan 2 Juni di kantor Gubernur DKI Jakarta dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Aksi tersebut akan diikuti sekitar 1.500 hingga 2.000 buruh. Aksi di kantor gubernur Ahok akan dilakukan pada pukul 10.00 - 11.00 WIB, sedangkan di KPK akan dimulai pukul 12.00 hingga selesai.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal mengatakan, mereka akan mendesak KPK menetapkan Ahok sebagai tersangka korupsi. Menurut KSPI, Ahok layak dijadikan tersangka atas tiga kasus.

"Ahok harus ditetapkan sebagai tersangka korupsi dalam kasus reklamasi, RS Sumber Waras, dan penyalahgunaan diskresi," ujarnya melalui pesan singkat seperti dilansir Republika Senin (30/5).

Lanjutnya, ia mengatakan, kebijakan Ahok merugikan banyak para buruh. Saat ini, perusahaan pengguna karyawan outsourcing seperti perusahaan properti, otomotif, manufaktur, hotel, dan lainnya adalah para pemberi CSR ke Ahok.

"Selama ini kebijakan upah minimum DKI Jakarta yang murah, penggunaan buruh outsourcing besar-besaran, orang kecil digusur, rumah susun buruh tidak pernah dibangun, kebijakan diskresi, ternyata ada kepentingan pemilik modal di balik semua ini," imbuh Iqbal.

Oleh karena itu, tindakan Ahok tersebut akan dilaporkan buruh ke KPK pada aksi 1 dan 2 Juni di depan gedung KPK.

"Jadi tindakan Gubernur Ahok ini telah melanggar hukum, patut diduga telah memenuhi unsur korupsi, dan berbahaya bagi negara karena kebijakan negara akan tunduk oleh modal," tandasnya. [republika/islamedia]