Kivlan Zen : Pembebasan 10 WNI Murni Negosiasi, Tidak Ada Uang Tebusan


Islamedia - Mantan Kepala Staf Kostrad Mayjen Purn Kivlan Zen menegaskan bahwa tidak ada pembayaran terbusan terhadap 10 WNI yang ditahan oleh Kelompok Abu Sayyaf Filipina, semua WNI dibebaskan murni dengan proses negoisasi.


"Perusahaan tidak mengeluarkan sepersen pun. Tak ada uang. Ini murni negosiasi," ujar Kivlan Zen yang merupakan tim negosiator dalam tayangan TVOne, Ahad (1/5/2016) malam.


Selaku pihak yang mewakili perusahaan telah melakukan negosiasi sejak 27 Maret 2016. Sejak hari itu, terus dilakukan pendekatan atas nama perusahaan dan mendapat bantuan dari pihak lokal di Filipina.


Bantuan terutama diberikan oleh Gubernur Sulu Abdusakur Tan II yang merupakan keponakan pimpinan Moro National Liberation Front (MNLF) Nur Misuari.


"Jaringan masih bisa berjalan, dan bisa masuk ke Abu Sayyaf. Tanggal 27 Maret sudah di Zamboanga. Dilakukan negosiasi sejak tanggal 2 April. Kita negosiasi melalui pendekatan kekeluargaan," ujar mantan Kepala Staf Kostrad itu.


Saat ini, dia mengaku tengah dalam proses pembebasan empat WNI awak kapal TB Henry yang juga di Filipina. "Jadi kita telah mengetahui letak posisi mereka di mana. Saya sudah kontak dengan yang pegang empat orang itu. Semoga bisa kita bebaskan," kata Kivlan. [islamedia/mh]