PKS Buktikan Ahok 100% Bohong Terkait Klaim Teluk Jakarta yang Tidak Ada Ikannya


Islamedia - Sejumlah pengurus DPP PKS dan DPW DKI Jakarta menyambangi perkampungan nelayan Blok Empang di Muara Angke, Jakarta Utara, Sabtu 24 April 2016.


Nampak terlihat Presiden PKS Sohibul Iman, Ketua BPN DPP PKS Ledia Hanifa, Ketua DPW PKS DKI Jakarta, Syakir Purnomo serta para anggota DPRD DKI dari Fraksi PKS, seperti Triwisaksana, Dite Abimanyu, dan Tubagus Arif. Nampak pula mantan Wakapolri yang kini menjadi politisi PKS, Adang Daradjatun.


Kedatangan para petinggi PKS bertujuan untuk mengadakan dialog dengan para nelayan yang permukimannya masuk dalam rencana penggusuran oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.


Sebelum berdialog dengan para nelayan, Sohibul dan rombongan sempat membeli ikan-ikan dari para nelayan.


Politisi PKS Jakarta Triwisaksana mengatakan, selain ingin berdialog, mereka juga ingin membuktikan bahwa di Teluk Jakarta masih ada ikan, sekaligus menepis ucapan Gubernur Ahok yang sempat menyebut di Teluk Jakarta sudah tidak ada lagi ikan.


"Pak Ahok kan bilang di sini sudah tidak ada lagi ikan. Orang banyak begini kok, Pak Ahok kan enggak pernah ke sini, makanya dia bilang begitu" ujar Sani, sapaan Triwisaksana, kepada nelayan.


Dengan fakta yang ditemukannya, Sani menilai Ahok telah melontarkan kebohongan terkait pernyataannya bahwa tidak ada lagi ikan di perairan Teluk Jakarta.


"Gubernur DKI 100 persen bohong. Tadi kita sudah lihat masih banyak ikan dan masih segar-segar," kata Sani sebagaimana dilansir suara-islam.com, sabtu (23/4/2016)..


Pada kunjungan itu, Sani menegaskan komitmen partainya kepada para nelayan untuk membantu mereka agar tidak digusur.


Ia juga menganggap ide Ahok yang ingin memindahkan para nelayan ke Kepulauan Seribu sebagai sesuatu yang ngaco.


"Kenapa Gubernur DKI yang tinggal di sekitar sini justru membawa musibah bagi warga, apalagi sampai ingin memindahkan nelayan ke Kepulauan Seribu. Itu ide paling ngaco," ujarnya.


Sebelumnya, pada awal pekan ini, saat perwakilan nelayan Muara Angke mendatangi Balai Kota, Ahok sempat mengatakan bahwa di Teluk Jakarta sudah tidak ada ikan. Ahok mengemukakan hal itu saat menanggapi aksi para nelayan yang membawa ikan ke Balai Kota.


Kedatangan para nelayan ke Balai Kota bertujuan untuk menyampaikan keberatan mereka terhadap proyek reklamasi 17 pulau di Teluk Jakarta. Mereka menilai reklamasi telah menyebabkan menurunnya populasi ikan di Teluk Jakarta.




[caption id="attachment_8715" align="aligncenter" width="589"]Presiden PKS di Teluk Jakarta Presiden PKS di Teluk Jakarta[/caption]

Para nelayan membawa ikan yang masih berada di dalam jala. Tujuannya untuk membuktikan bahwa di Teluk Jakarta masih ada ikan. Namun, Ahok menuding ikan yang dibawa bukan berasal dari Teluk Jakarta.


"Sejak kapan Teluk Jakarta ada ikan? Ikan di Jakarta itu banyak dari Karimata, dari Belitung, dari Natuna kok. Mana ada ikan di Teluk Jakarta. Lu mau bohongin gue? Gue ini anak pulau," kata Ahok ketika itu. [islamedia/mh]