Upaya Penyeragaman Khutbah Jum'at, Dewan Masjid : 'Ini Praktik Otoriter'


Islamedia - Imam Addaruqutni, selaku Sekretaris Jenderal Dewan Masjid Indonesia (DMI) menilai, upaya penyeragaman khutbah Jumat yang digalang oleh pemerintah tidak perlu dilakukan. Ia khawatir tindakan ini justru dapat memunculkan praktik otoritarianisme.


"Saya kira tidak perlu (diseragamkan) nanti justru otoriter," ujar Imam seperti dikutip Republika, Selasa (12/1/2016).


Hal ini untuk menanggapi program penyeragaman khutbah Jumat yang dilakukan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan.


Ia menjelaskan, pada ranah masjid semestinya dapat berkembang pemikiran yang dinamis. Dengan adanya penyeragaman, hal itu pun menjadi bertentangan.


Lebih lanjut ia mengutarakan, idealnya justru pemikiran-pemikiran dari masjid digunakan untuk membangun dan mendukung pemerintahan.


Meski begitu, Imam mengakui masih ada kelemahan dalam praktik khutbah Jumat di Indonesia. Ia mengatakan, kebanyakan khatib selama ini hanya melakukan pengulangan tema dari waktu ke waktu. "Perlu ada penyegaran dengan mengambil tema-tema populis," ungkapnya. [islamedia/rol/YL]