Mengenal Fatimah Al Fihri, Muslimah Pendiri Universitas Pertama Didunia


Islamedia - Pendiri pertama universitas di dunia ternyata seorang muslimah. Fakta yang sering dilupakan dunia, orang awam pun takkan mengira pendiri pertama universitas di dunia ternyata seorang muslimah. Kaum hawa patut bangga.


Adalah Fatimah Al-Fihri, muslimah Tunisia yang lahir 1216 tahun silam atau tepatnya 800M, mendirikan Universitas Al Karaouine (Al-Qarawiyyin) di Fes, Maroko, sebuah Universitas Pertama di dunia yang dibangun tahun 859M. Jauh sebelum Al Azhar, Cambridge, Harvard, Oxford didirikan.


Fatimah Muhammad Al-Fihri nama lengkapnya yang juga dijuluki Oum al Banine, yang berarti ibu dari anak-anak Fes.


Fatimah Al-Fihri hidup dalam sebuah keluarga yang sangat kaya dan keturunan bangsawan. Meskipun berasal dari keluarga kaya dan bangsawan, mereka memiliki jiwa sosial yang tinggi. Ayah Fatimah bernama Muhammad Al-Fihri, seorang pengusaha sukses di kota Tunisia yang kemudian bermigrasi ke Fes, Maroko pada masa pemerintahan Raja Idris II.


Fathimah Al-Fihri mempunyai saudara perempuan yang bernama Maryam. Kedua kakak-beradik itu merupakan putri-putri yang shalihah dan berpendidikan. Mereka pun sangat mencintai ilmu agama Islam dan sains khususnya arsitektur.


Setelah melakukan perjalanan dengan ayahnya dan menetap di distrik barat kota Fes Maroko, Fatimah dan Maryam mempunyai visi dan misi untuk kemajuan masyarakat di kota tersebut. Mereka bergaul dengan masyarakat tanpa memandang kelas sosial. Sebagai langkah awal, FatimahAl-Fihri bersama kakaknya membentuk komunitas studi.


Fatimah menyadari pentingnya memiliki pusat-pusat studi keagamaan untuk menjaga pengetahuan Islam dan mengembangkan masyarakat intelektual. Untuk mencapai hal-hal tersebut, ia rela menyumbangkan kekayaan warisannya.


Setelah sang ayah meninggal dan diwarisi harta yang cukup, pada tahun 859 M Fatimah membangun masjid yang diberi nama Al-Qarawiyyin, yang kemudian pada abad 12 berkembang menjadi sebuah universitas yang menjadi pusat penting pendidikan dan merupakan universitas Islam dan paling bergengsi pertama di dunia.


Sedangkan Maryam, memutuskan untuk memberikan sebagian warisannya untuk membangun masjid Agung Al-Andalus. Adapun Masjid Al-Qarawiyyin yang sekaligus menjadi madrasah tersebut memainkan peran utama dalam menyebarkan cahaya pengetahuan dan tonggak untuk pertukaran budaya antara peradaban Islam dan Eropa.


Kisah hidup tentang al-Firhi bersaudara ini sangat menginspirasi wanita muslim di mana pun di dunia.


Bahkan Guiness Book of World Records telah mencatat kampus ini sebagai kampus tertua di dunia. Banyak sudah ilmuwan terkemuka yang lulus dari universitas tersebut.


Di antara ilmuwan terkemuka yang menjadi alumni kampus tertua ini terdapat beberapa nama seperti Ibn Rushayd Al-Sabti (wafat 1321), Mohammed Ibn Al-Hajj Al-Abdari Al-Fasi (wafat 1336), Abu Imran Al-Fasi(wafat 1015), Allal al-Fassi, Leo Africanus, Abd el-Krim el-Khattabi, Ibn Khaldun, Maimonides, Muhammad Taqi-ud-Din al-Hilali, Abdullah al-Ghumari dan beberapa tokoh lain. Tak hanya tokoh Islam, sebagian tokoh Yahudi juga pernah kuliah di kampus ini.


Universitas Al-Qarawiyyin adalah contoh sempurna tentang bagaimana Islam menggabungkan spiritual dengan pendidikan dan bahwa Islam tidak terpisah dari urusan kehidupan. Ini bukan hanya sebuah contoh bagaimana pendidikan dan agama bergabung disudut kecil dunia, tetapi menyoroti peran terhormat perempuan dalam masyarakat Islam yang merupakan aspek Islam yang sering disalah pahami.


Selain itu, selama abad pertengahan, Universitas Al-Qarawiyyin dianggap sebagai pusat intelektual utama di Mediterania. Reputasi yang sangat baik bahkan menyebabkan Gerber dari Auvergne belajar di Masjid. Gerber kemudian menjadi Paus Silvester II dan telah memperkenalkan angka Arab dan nol ke seluruh Eropa. Universitas ini tercatat lebih tua dibanding Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir. Situs tersebut mencatat, Universitas Al Azhar didirikan tahun 970-972.


Fatima Al-Fihri meninggal dunia pada tahun 880, semoga kisah hidupnya menginspirasi kita semua.


Karena jangan pernah lupakan sejarah. Islam pernah menguasai dunia dan banyak mewariskan ilmu pengetahuan serta membangun peradaban.[islamedia/muslimdaily/YL]