Warsito : Jika Pemerintah Indonesia Menolak ECVT, Amerika Sudah Tertarik Sejak Tahun 1999


Islamedia - Doktor Warsito Purwo Taruno mengungkapkan bahwa jika pemerintah Indonesia tidak tertarik dengan teknologi ECVT temuanya, negara lain seperti Amerika sudah lama ingin mengembangkanya.


"Kalau ECVT dan ECCT berhenti di sini, besok pagi sudah berkembang di mana-mana" tulis Warsito melalui akun Facebook pribadinya, rabu(2/12/2015).


Warsito juga mengungkapkan bahwa Amerika sudah tertarik mengembangkan teknologi ECVT temuanya, terbukti dengan dukungan ElectroScienceLab Amerika yang menjadi partner Warsito sewaktu mengembangkan ECVT di Ohio State University pada tahun 1999 hingga 2008.


Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Balitbang Kemenkes) memerintahkan kepada Warsito untuk menghentikan penelitianya terkait ECVT dan ECCT, dengan alasan temuanya dianggap tidak berbasis ilmiah.


ECVT merupakan alternative system pemindaian dengan biaya murah, bebas radiasi, deteksi seketika atas kelainan fisiologis dalam payudara dan otak yang disebabkan oleh tumor, epilepsy, penyakit Alzheimer dan disfungsi otak lainnya. [islamedia/mh]