"Serangan Rusia di Suriah Justru Menolong ISIS"


Islamedia - Pernyataan peringatan dikeluarkan pihak Inggris kepada Rusia terkait serangan yang dilakukan Moskow terhadap Suriah. Peringatan itu muncul karena target serangan udara Rusia justru sebagian besarnya merupakan basis para pejuang Suriah. Menurut pihak Inggris, serangan itu bukannya "melawan ISIS sebagaimana diklaim (Rusia)" malah justru sebenarnya menolong "kekuatan-kekuatan ISIS," demikian The Independent melaporkan seperti dikutip kantor berita IINA Kamis (17/12) pekan lalu.

Berbicara di depan parlemen Inggris, Menlu Philip Hammond mengatakan bahwa dukungan militer Rusia yang pro-rezim Assad itu, selama dua pekan ini, nyatanya membuat ISIS "mengambil keuntungan di darat."

Hammond menyatakan "tindakan Rusia yang memperlemah kelompok oposisi, sehingga memberikan keuntungan bagi kekuatan Daesh yang mereka klaim sebagai lawan itu, tak dapat diterima." "Mayoritas serangan udara Rusia terus berlanjut menyasar kekuatan-kekuatan oposisi Suriah," ujarnya.

"Selama dua pekan terakhir, pihak Rusia telah menyerang kekuatan-kekuatan oposisi di Homs dan Aleppo, dan juga di bagian utara Suriah, hal itu membuat Daesh ambil keuntungan di darat," kata Hammond. "Bersama para mitra koalisi kami, termasuk AS, kami akan terus mendesak Rusia pada segala kesempatan, agar memfokuskan rudal mereka hanya kepada Daesh."

Hammond memberikan informasi terbaru kepada Parlemen, seputar peranan Inggris dalam konteks perang sipil Suriah, dua pekan setelah parlemen Inggris melakukan pemungutan suara untuk menyetujui partisipasi Inggris dalam serangan udara di Suriah. Hammond menegaskan bahwa pihaknya percaya 75 persen korban serangan udara Rusia merupakan "orang-orang yang kami yakini dibutuhkan untuk menjadi bagian dari solusi di Suriah." (ismed/iina/theindependent)
close
Banner iklan disini