Presiden Yahya, Deklarasikan Gambia Sebagai Negara Republik Islam


Islamedia - Presiden Gambia Yahya Jammeh mendeklarasikan negara dengan mayoritas Muslim yang dipimpinnya sebagai republik Islam, dengan mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk memutuskan ikatan dengan masa kolonial.


Jammeh mengatakan kepada TV pemerintah bahwa proklamasi tersebut sejalan dengan "nilai-nilai identitas religius" Gambia.


Dia menambahkan tidak ada aturan dalam berpakaian yang akan diterapkan dan warga negara yang menganut agama selain Islam diijinkan menjalankan agamanya secara bebas.


Sekitar 90% warga Gambia menganut Islam. Bekas wilayah kolonial Inggris ini bersandar pada sektor wisata.



Yahya Jammeh telah menjadi presiden di negara kecil Afrika Barat ini selama 21 tahun.


"Karena Muslim merupakan mayoritas di negara ini, Gambia tidak dapat meneruskan warisan kolonial," jelas Jammeh kepada TV pemerintah, menjelaskan keputusannya untuk mengubah negara yang dipimpinnya menjadi republik Islam.[islamedia/bbc/YL]