Inilah Cara Kang Abik Tegakkan Al-Haq Melawan Syi'ah


Islamedia - Habiburrahman El-Shirazy atau biasa disapa Kang Abik, dikenal sebagai penulis muslim nasional yang telah berhasil membuahkan karya-karya best-seller. Namanya mencuat ke muka seiring kesuksesan novel Ayat-ayat Cinta (AAC) yang terbit pertama kali pada tahun 2004.


Baik novel maupun filmnya, AAC disambut antusias oleh para pembaca dan pemirsa di Indonesia hingga negeri tetangga. Karya yang diperkenalkan sebagai “novel pembangun jiwa” ini mula-mula disiarkan dalam cerita bersambung (cerbung) di koran Republika. Pada momentum 10 tahun AAC, sejak awal Januari 2015 lalu terbit pula cerbung sekuel Ayat-ayat Cinta 2, masih melibatkan Fahri selaku tokoh cerita.


Dalam salah satu episode Ayat-ayat Cinta 2 yang terbit di koran Republika November ini, Kang Abik turut menyajikan fragmen kekinian berkaitan ancaman agama Syi'ah. Simak petikan dialog yang disuguhkan Kang Abik.


“Tidak usah sok suci! Aku tahu kalian seperti apa. Bahkan istri nabi kalian, istri Muhammad itu seorang pelacur, pezina! Iya kan!?”


“Tutup mulutmu! Jangan hina Nabi saya, jangan hina istri nabi saya, jangan hina keluarga nabi saya!”


“Saya tidak menghina. Apa yang saya ucapkan itu kenyataan. Bahkan saya mengatakan ini berdasarkan apa yang dikatakan saudaramu sendiri, kalangan umat Islam! Saya sudah baca, ada tulisan-tulisan ulama-ulama Iran, saya juga dengarkan pidato-pidato mereka yang mengatakan istri Muhammad yang bernama Aisyah itu pezina!”


“Yang mengatakan seperti itu orang-orang bodoh yang pikirannya busuk! Dia bukan ulama dan jangan dipercaya!”


KangAbik_AAC2_AntiSyiah


Kang Abik sendiri saat ini, selain tergabung sebagai Dewan Pertimbangan Forum Lingkar Pena, juga menjadi Ketua Komisi Pembinaan Seni Budaya Islam Majelis Ulama Indonesia. Ia juga baru saja mendapatkan penghargaan dari The  Istanbul Foundation for Science and Culture atas sumbangsihnya memperkenalkan sosok dan pemikiran Badiuzzaman Said Nursy melalui novel biografis, Api Tauhid. (ismed/republika)