' Freeport Lebih Menguntungkan Jakarta, Bukan Papua '


Papua yang tidak pernah mendapatkan keuntungan dengan keberadaan PT Freeport Indonesia disayangkan oleh Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bahlil Lahadalia.

Bahlil mengatakan pajak penghasilan (PPh) Badan PT Freeport Indonesia sebesar 35 persen masuk sebagai pendapatan asli daerah (PAD) Jakarta, ini dikarenakan kantor pusat Freeport ada di Jakarta sehingga ini lebih menguntungkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, bukan Papua.

"Bayangkan, 35 persen PPh itu Jakarta semua yang dapat. Sedangkan Papua tidak jelas dapat apa," ungkap Bahlil dalam Forum Dialog HIPMI di Menara Bidakara, Selasa (29/12).

‎Dikutip dari Republika, pengusaha asli asal Papua ini berharap agar semua pemerintah daerah tingkat I dan II di Papua dan Papua Barat dapat diberi saham Freeport. Dengan begitu, semua Kabupaten di Papua akan memperoleh tambahan pemasukan langsung ke kas daerah untuk kebutuhan pembangunan dan kesejahteraan warga Papua.

"Freeport itu sebenarnya untuk siapa? Kami rakyat Papua tidak merasakan manfaat keberadaan mereka," ucap Bahlil. [republika/islamedia]