Bandingkan : Antara Surat Pemerintah kepada Warsito dan Surat Pemerintah kepada Freeport


Islamedia - Publik Indonesia dikejutkan dengan keluarnya Surat dari Kementerian Kesehatan yang memerintahkan agar Doktor Warsito untuk menghentikan risetnya dengan alasan tidak sesuai dengan regulasi yang ada.


Dengan dalih dalam regulasi tidak ada istilah "Klinik Riset Kanker", pihak Kementerian Kesehatan langsung meminta Doktor Warsito untuk menghentikan riset Electrical Capacitance Volume Tomography (ECVT) temuanya yang sudah berjalan 12 tahun.


"Istilah penggunaan Klinik Riset Kanker tidak dikenal dalam peraturan yang mengatur tentang klinik dan untuk penggunaan kata Klinik harus sesuai dengan standar yang ada dan memiliki izin operasional yang berlaku" demikian petikan Surat Kementerian Kesehatan tertanggal 20 November 2015.


Sikap berbeda Pemerintah perlihatkan ketika menyikapi Perpanjangan Freeport Indonesia, secara khusus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudiman Said justru akan merubah regulasi demi kontrak perpanjangan PT Freeport Indonesia.


"Pemerintah Indonesia akan menyelensaikan penataan ulang regulasi bidang Mineral dan Batubara agar lebih sesuai dengan semangat menarik investasi bidang sumber daya alam di Indonesia PT Freeport Indonesia dapat segera mengajukan permohonan perpanjangan operasi pertambangan...." demikian petikan Surat Menteri ESDM Sudiman Said kepada PT Freeport Indonesia tertanggal 7 Oktober 2015.


Andaikan redaksional dalam kedua surat tersebut ditukar,  Surat Kepada Freeport menjadi: "Pemerintah Indonesia akan menghentikan Operasional PT Freeport Indonesia karena melanggar regulasi"  dan Surat kepada Doktor Warsito menjadi :"Pemerintah Indonesia akan mengubah regulasi demi kepentingan masyarakat sehingga Riset Doktor Warsito dapat berjalan".  Betapa makmur dan majunya negeriku ini...




[caption id="attachment_5153" align="alignleft" width="1076"]Surat Kementerian Kesehatan Kepada Warsito 1 Lampiran : Surat Kementerian Kesehatan Kepada Warsito[/caption]




[caption id="attachment_5154" align="alignleft" width="960"]Surat Kementerian ESDM kepada Freeport Lampiran :Surat Kementerian ESDM kepada Freeport[/caption]

Eko Setiawan