Innalillahi, Ditemukan Lagi Kalimat Vulgar pada Lembar kerja Siswa




Lagi-lagi dunia pendidikan ternodai. Kasus kalimat vulgar pada buku ajar anak-anak sekolah kembali terjadi.

Pada buku cetak dan lembar kerja siswa (LKS) untuk mata pelajaran Budi Perkerti Tematik kelas V SD ditemukan kalimat yang tidak pantas.

Kalimat tidak pantas tersebut berbunyi, "Seorang ibu hidup dengan tiga anak, karena suaminya meninggal dia harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup anak-anaknya. walaupun harus menjadi pelacur sekalipun, karena demi memberikan kehidupan dan bertanggung jawab atas ketiga anaknya."

Diberitakan republika, kosakata itu seharusbya bisa diperhalus menurut kepala sekolah salah satu Sekolah Dasar di Kota Malang Mutini.

“Kan bisa menggunakan kata lain, seperti kerja keras dan lain-lain,” ujarnya.

Oleh karena itu sekolah Mutini berupaya mengantisipasinya dengan memberi tipeks dan mengganti kata tersebut dengan yang lain.

Tambahnya, ia mengatakan ada kemungkinan LKS tersebut tidak ditarik karena hanya ada satu kesalahan kecil. Maka sekolah bisa mengantisipasinya sendiri. Ia mengatakan hal ini ia ketahui setelah ada informasi dari Perkumpulan Kepala Sekolah.

“Di share di group terus langsung diminta untuk diantisipasi,” katanya. [republika/islamedia]