Israel Batasi Jamaah Sholat Jum'at masuki Masjid Al Aqsha


Islamedia - Pemerintah zionis Israel memperketat masuknya jamaah shalat ke masjid Al-Aqsha dan memutuskan untuk melarang jamaah yang berumur di bawah 40 tahun masuk untuk menunaikan shalat Jumat, yang sebelumnya dibatasi di bawah 50 tahun.


Sebagaimana dilansir pusat informasi palestina pada Jum'at (2/10/2015), pasukan Israel dikerahkan ketat di sekitar masjid Al-Aqsha sejak pagi ini sebelum warga Palestina berduyun-duyun ke masjid tersebut menunaikan shalat jumat. Sementara itu, pasukan Israel khawatir akan meletus bentrokan setelah operasi serangan Nablus kemarin yang menewaskan seorang komandan Israel dan istrinya.


Polisi Israel menegaskan hari ini, pihaknya hanya membolehkan kaum laki-laki masuk Al-Aqsha dari kaum muslimin yang berumur di atas 40 tahun saja, sementara wanita tidak diperketat bagi mereka, sebelumnya bahkan di bawah laki-laki di bawah 50 tahun dilarang.


Polisi Israel memasang perlintasan dan pagar besi di setiap gang dan pintu masuk ke daerah Kota Tua di Al-Quds (daerah Al-Aqsha dan sekitarnya) dan melarang sejak pagi jamaah shalat di bawah 50 tahun di larang masuk. Sebagian besar gerbang Al-Aqsha ditutup kecuali tiga gerbang.


Para jamaah shalat menyebut, tindakan Israel ini akan memberikan imbas berbahaya. Polisi Israel menghentikan bus-bus warga Palestina dari wilayah jajahan 1948 seperti Thera, Kafrkona dan memaksa kembali bus-bus tersebut karena dilarang masuk Al-Quds dan area Al-Aqsha.[pip/islamedia/YL]