Di Ajang Muktamar IX, KAMMI Singgung Cita-Cita Kemerdekaan


Islamedia - Gelaran Muktamar IX Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) baru saja dibuka di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa (29/9/2015) kemarin. Kali ini, tema yang diangkat ialah “Wujudkan Cita-Cita Kemerdekaan Indonesia”.


Dalam sambutan pembukaan Muktamar kemarin, Ketua Umum KAMMI Pusat, Andriyana, menjelaskan alasan diambilnya tema tersebut.


“Republik ini diperjuangkan dan dimerdekakan oleh para pemuda yang kebanyakan adalah orang Islam. Oleh karena itu, kita memandang negara ini sebagai rumah besar umat Islam, rumah bersama yang harus dijaga. Republik Indonesia dimana mayoritas rakyatnya adalah muslim, sehingga menjadi kewajiban bagi kita untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan,” terang Andriyana.


Tema tersebut, menurut Andriyana juga relevan dengan keadaan krisis global yang berimbas pada masyarakat Indonesia. Dia menyoroti nilai tukar Rupiah yang masih lemah, ekspor yang menurun terutama barang tambang, industri dan keuangan yang lesu, serta gejolak-gejolak lainnya.


“Ini adalah tantangan global yang harus kita jawab. Jika diam saja, bisa jadi kita akan mengalami krisis seperti era 1998 atau lebih parah lagi,” tandasnya.


Oleh karena itu, Andriyana memandang peran mahasiswa tidak cukup hanya mengkritik, tetapi juga bertindak solutif.


“Melalui Muktamar ini, diharapkan akan muncul tawaran-tawaran solusi bagi bangsa ini, tanpa meninggalkan daya kritis kita pada pemerintahan. Tindakan kritis dan protes kita adalah wujud cinta kita pada negeri ini,” pungkasnya.[rls/Islamedia/YL]