Sales Kartu Kredit Mendapat Pencerahan Soal Riba, Ini Video Viralnya




Islamedia - Sebuah video sales kartu kredit yang menawarkan produknya kepada seorang ustadz menjadi viral di sosial media.

Dalam video yang berdurasi 06:46 menit tersebut digambarkan bagaimana seorang sales dari perbankan konvensional menawarkan produk kartu kredit pada seorang calon nasabah, namun tanpa diduga calon nasabah tersebut adalah seorang dai.

Alih-alih meraih calon nasabah baru, sales kartu kredit tersebut justru mendapat pencerahan tentang Riba dari sang dai.

Dalam penjelasannya sang dai menceritakan Nabi Muhammad SAW pernah menyebut bahwasannya Riba itu ada dalam 73 pintu, pintu yang paling ringan kata Nabi SAW, dosa riba itu seperti berzina dengan ibu kandung, itu nilai dosa riba yang paling ringan.

"Bisa dibayangkan berapa nilai dosa yang ditawarkan dengan kartu kredit ini," ujar sang dai.

Lebih lanjut beliau menerangkan, ada beberapa fase kehidupan manusia, dimana orang yang memakan dari hasil riba mendapatkan azab dari Allah.

"Pertama, ketika didunia orang yang makan riba itu ditantang oleh Allah, coba bayangkan Allah berfirman 'Wahai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan semua bentuk riba, kalau kamu masih ngeyel tidak mau meninggalkan riba umumkan perang dengan Allah dan Rasulnya'," ujarnya menjelaskan surat Al Baqarah ayat 278-279.

"Kedua, orang mati dalam kondisi membawa dosa riba, didalam kuburnya ia akan dihukum berenang di sungai darah, dalam mimpinya Nabi SAW melihat orang-orang yang berenang didalam yang penuh darah kemudian ditepian ada orang yang membawa batu. setiap orang yang menepi dilempari batu kedalam mulutnya," ungkapnya.

"Yang ketiga, ketika orang-orang ini dibangkitkan oleh Allah dari alam kubur, mereka dibangkitkan dalam kondisi sempoyongan, dalam firman Allah 'Orang yang makan riba, mereka akan dibangkitkan pada hari kiamat dalam kondisi sempoyongan seperti orang yang kerasukan'," katanya menjelaskan surat Al Baqarah ayat 275.

Berikut video lengkapnya yang islamedia kutip dari jejaring video Youtube, pada Jum'at (4/9/2015) dan diunggah oleh akun rumah peduli. [islamedia/YL]