Polisi Amerika Salah Tangkap, Ahmed Muhamed Banjir Dukungan dari Netizen




Islamedia - Polisi Texas Amerika Serikat akhirnya membebaskan Ahmed Muhamed yang sempat dituduh terlibat kasus terorisme hanya karena membawa jam yang dicurigai sebagai bom ke sekolah.


Ahmed Mohamed mengatakan kepada media Amerika Serikat bahwa ia membuat jam dan membawanya ke Sekolah Menengah Atas MacArthur di Irving untuk diperlihatkan kepada guru teknologi.


Dukungan terhadap Ahmed Muhamed terus mengalir dari para pengguna media sosial, para netizen ini membuat tagar #IStandWithAhmed.


"The future belongs to #AhmedMohamed and to people like him #IStandWithAhmed for his bravery and his cleverness to invent something amazing!" tweet akun @MohammadAkrama.


Dukungan lainya dari akun bernama Fajar dengan menuliskan : "Bocah Bikin jam di bilang terroris gara-gara namanya pake nama Islam. Mungkin d amerika sudah banyak yang islamphobia! #IStandWithAhmed".


Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pada hari senin, 14 September 2015, Anak laki-laki berumur 14 tahun bernama Ahmed Muhamed ditangkap polisi Texas Amerika Serikat karena dicurigai membuat jam rakitan yang mirip bom.[islamedia/mh]