Pasal Kretek Masuk RUU Kebudayaan, PKS : Kenapa Wayang Tidak Masuk ?




Pasal kretek yang tiba-tiba muncul masuk ke RUU Kebudayaan dipertanyakan oleh anggota dewan DPR RI, khususnya dari fraksi PKS. Padahal pasal kretek tersebut tak masuk saat pembahasan RUU Kebudayaan di Komisi X.

PKS juga heran kenapa justru warisan kebudayaan seperti wayang tidak masuk RUU Kebudayaan.

Hal ini disampaikan oleh Presiden PKS Sohibul Iman yang juga Wakil Ketua Komisi X DPR, "Itu (kretek) tidak pada tempatnya dimasukkan Undang-undang. Kenapa wayang tidak masuk? Kenapa kretek yang dimasukkan?" ujarnya sebagaimana dilansir detik, Sabtu (26/9/2015).

Sohibul Iman juga menilai jika kretek dan tembakau memiliki keburukan yang banyak, terutama kesehatan, "Benar bahwa tembakau kretek memberi manfaat lapangan pekerjaan, namun mudharatnya juga banyak," ujar Sohibul.

Meski demikian, ia tak langsung menuduh jika ada sarat kepentingan perihal masuknya pasal kretek dalam RUU Kebudayaan. [detik/islamedia]