Kembali Berulah, Charlie Hebdo Ejek Alan Kurdi




Islamedia - Seperti tak kenal kapok, ulah Charlie Hebdo kembali memunculkan gelombang protes di media sosial, pasalnya majalah satire itu mengejek Alan Kurdi, bocah pengungsi Suriah yang tenggelam di Laut Aegea dan menjadi simbol krisis pengungsi.


Di sampul depan, majalah satir Prancis itu bergambar Yesus berjalan di atas air, dan anak-anak Muslim mati tenggelam di sampingnya, dan tulisan 'Selamat Datang. Ada keterangan gambar berbunyi; 'Kian dekat dengan tujuan.'


Dalam kartun lain ada tubuh bocah tak bernyawa dekat billboard iklan terkenal; McDonald Happy Meal 2 for 1, dengan wajah badut tersenyum.


Russia Today menulis Alan Kurdi adalah simbol krisis pengungsi. Bocah usia tiga tahun itu tewas bersama Galip dan Rehan, kakak dan ibunya, di Pantai Bodrum Turki, setelah gagal mencapai Pulau Kos.


Foto Alan Kurdi terdampar di pantai, dengan celana biru tua, t-shirt merah, dan sebagian wajah tenggelam di pasir, menyayat semilyar lebih nurani dunia.


charlie-hebdo-ejek-alanDi halaman kedua, Charlie Hebdo memasang judul; Bukti Bahwa Eropa adalah Kristen. Ada fitur kaki seorang pria dan anak yang tenggelam.


"Kristen berjalan di atas air......anak-anak Muslim tenggelam," tulis Charlie Hebdo.


Akibat ulahnya ini, gelombang kemarahan melanda media sosial, mereka menyebut Charlie Hebdo sebagai rasis penipu. Lainnya bertanya; Je Suis Charlie Now?



Masyarakat menilai, manajemen Charlie Hebdo memanfaatkan situasi untuk meraup untung dari penjualan jutaan eksemplar. [Atj/islamedia/YL]