Pejuang Subuh dan Solusi247 Hadirkan Aplikasi "Syariah World", Muhasabah Menjadi Lebih Mudah


Islamedia - Komunitas Pejuang Subuh meluncurkan aplikasi Android bernama Syariah World. Aplikasi yang dibangun oleh Solusi247 Mobile Division itu, hadir juga berkat kerjasama dengan TAJI dan Telkomsel. Demikian seperti diungkapkan laman resmi Pejuang Subuh, Selasa (28/7/2015) lalu.

Dalam keterangannya, Komunitas yang bervisi "menjadikan shalat subuh seramai shalat jumat" itu, mengajak kaum muslimin untuk mengevaluasi diri dalam beribadah, selepas Ramadhan berlalu. Evaluasi dimaksud mulai dari semangat beribadah, keikutsertaan shalat subuh berjamaah, intensitas tilawah, frekuensi infaq dan sedekah, puasa sunnah, hingga kualitas bacaan keislaman dan aktivitas mengikuti pengajian.

"Sekarang semua itu bisa (kita) targetkan dan hitung alokasi waktunya. Sehingga kita bisa tetap semangat walaupun bukan di bulan Ramadhan," kata pihak Komunitas, merujuk kepada aplikasi Android yang diluncurkannya.
keutamaan shalat qabla shubuh pejuang shubuh
Aplikasi berukuran 20MB itu dapat diperoleh di Google Playsotre secara cuma-cuma. Sejauh ini, Syariah World sudah diunduh oleh hampir 1000 orang pengguna. Menurut pihak 247 Mobile Division, Syariah World adalah aplikasi mobile paling mudah dan paling komplet untuk keperluan muhasabah.

"Setiap muslim perlu melakukan muhasabah, untuk mengetahui sudah sejauh mana perjalanannya dalam bertaqarub kepada Allah SWT," demikian dikemukakan pihak perusahaan IT yang berdiri sejak tahun 2000 itu, dalam keterangan produk aplikasinya.

"Udah ada app ini, makin sulit utk melupakan evaluasi amalan harian," ujar seorang pengguna bernama Dede Rahmat dalam ulasannya.

"Apps-nya ok banget untuk mendisiplinkan dalam ibadah," kata Rahmat (@kelix_mamat) salah seorang dari 163 ribu follower akun @PejuangSubuh di Twitter.

Tak kurang ada 5 fitur utama tersedia dalam Syariah World. Kelima fitur tersebut yaitu Shalat Tracker, Recitation (Tilawah Qur'an), Shaum, Tarbiyah, dan Shadaqah. Di dalamnya masih mencakup sub-fitur lebih banyak lagi.

Fitur Shalat Tracker, misalnya, berisi fitur standar berupa pengingat jadwal shalat (Praying Time). Tak hanya itu, di dalamnya terdapat gamifikasi melalui pemberian badges (emblem), agar memotivasi pengguna untuk shalat awal waktu secara berjamaah di masjid. Terdapat pula sub-fitur Masjid Finder, membantu pengguna terutama musafir, untuk menemukan masjid terdekat. Yang menarik, tersedia pula laporan aktivitas shalat pengguna, berdasarkan lokasi apakah dilakukan di masjid, mushala, atau rumah, apakah secara berjamaah atau munfarid, lengkap dengan keterangan waktu shalatnya.

Keterikatan umat Islam di Indonesia dengan smartphone, tampak menjadi fenomena lumrah. Gadget pintar tersebut seolah tak lepas dibawa ke manapun, termasuk ketika hendak menunaikan shalat. Data pengguna smartphone sendiri terus menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun.

kerjasama_pejuangsubuh_solusi247_telkomselMenurut Vice President Pre-paid and Broadband Marketing Telkomsel Ririn Widaryani Ririn, pertumbuhan pengguna smartphone Telkomsel mencapai 70 persen Year on Year (YoY). Dari total itu, 80 persen di antaranya berasal dari sistem operasi (OS) Android.

"Dari target 55 juta pengguna smartphone, kita masih harus mengejar tambahan 16 juta pelanggan lagi, terhitung mulai periode Februari hingga akhir tahun," kata Ririn, seperti dilansir Kompas bulan April lalu.

Sebagai operator telekomunikasi, Telkomsel sendiri mengaku melakukan ekspansi jaringan 3G bahkan 4G secara besar-besaran ke berbagai kota. Namun menurut pihak Telkomsel, fasilitas jaringan itu belum seberapa yang memanfaatkan.

"Kita hanya akan tumbuh dengan layanan data. Nah, layanan data basisnya adalah smartphone. Kita sudah bangun network besar-besaran, namun kalau network ini tak diisi, ya (mubazir)," tandas Ririn. (pejuangsubuh/ detik/ kompas/ liputan6/solusi247com/ismed)