Liga Arab Mengecam Israel Terkait Upaya Pembubaran Organisasi Pembela Al-Aqsha




Islamedia - Liga Arab pada Kamis (27/8/2015) kemarin mencela upaya pemerintahan Zionis Israel untuk memberangus organisasi-organisasi pembela Masjidil Aqsha.

Sekjen Liga Arab mengatakan dalam pernyataannya, "Upaya pemerintah Israel itu muncul setelah Menteri Keamanan Dalam Negeri Israel Gilad Erdan meminta Menteri Pertahanan Moshe Ya'alon untuk membubarkan dua organisasi."

Dua kelompok organisasi dimaksud terdiri dari kaum muda Palestina lelaki dan perempuan yang tinggal di Masjidil Aqsha untuk berjaga demi menghadapi serbuan para pemukim ilegal Israel terhadap masjid suci ketiga umat Islam itu.

Beberapa hari ini, Masjidil Aqsha kembali jadi saksi serbuan dari berbagai kelompok Israel dan anggota Knesset di bawah perlindungan polisi mereka.

Liga Arab juga mengecam seruan kampanye pihak Israel kepada orang Yahudi, agar mendatangi masjid dan melakukan sembahyang Talmudik di dalamnya.

Pernyataan Liga Arab menegaskan pula, bahwa di tengah semua langkah-langkah Yahudisasi dan pemberlakuan hukum rasis itu, maka wajar organisasi warga Palestina itu hadir bertugas membela masjid dari penodaan Yahudi.

Liga menggambarkan kelakuan Israel tersebut sebagai terorisme negara, seraya menekankan bahwa upaya-upaya perlindungan terhadap situs suci itu merupakan sebuah hak yang dijamin oleh hukum internasional. Liga juga menyatakan, bahwa warga Palestina memiliki hak penuh untuk membela kesucian Masjidil Aqsha dengan cara-cara damai.

Lebih lanjut, Liga memperingatkan bahwa kebijakan Israel yang menodai situs suci Islam itu, hanya akan memprovokasi umat Islam di seluruh dunia.

Liga juga menyerukan kepada komunitas internasional dan PBB untuk membuktikan tanggung jawab mereka menanggapi tindakan-tindakan rasis Israel hingga pihak Zionis itu jera. (memo/ismed)