Komnas KDM Gelar Aksi Solidaritas Mesir, Tolak Hukuman Mati Presiden Mursi





Islamedia -  Dua tahun silam, tepatnya 3 Juli 2013, kekuatan Militer yang dipimpin As Sisi menggulingkan Presiden Mesir Terpilih, Prof. Dr. Muhammad Mursi. Kudeta dilakukan dengan berkedok stabilitas Mesir dan pemulihan ekonomi. Dua tahun sudah Rezim Kudeta ini berkuasa dan semakin menodai kemanusiaan, hak-hak asasi manusia dan demokrasi di Mesir.

Hal ini yang mendorong Komite Nasional untuk Kemanusiaan dan Demokrasi di Mesir (Komnas KDM) dan Solidaritas Pelajar dan Mahasiswa untuk Kemanusiaan beserta elemen masyarakat lainnya menggelar Aksi Damai Peringatan 2 Tahun Kudeta Berdarah di Mesir, Senin (6/7/2015) di depan Kedutaan Besar (Kedubes) Mesir Jalan Teuku Umar Menteng Jakarta Pusat. Demikian disampaikan Sekretaris Jenderal Komnas KDM Suhartono, TB., MA., di Jakarta.

Suhartono melanjutkan, dalam Aksi Damai yang berbarengan dengan ibadah puasa Ramadhan ini juga akan diserukan dikembalikannya kedaulatan rakyat Mesir serta menolak hukuman mati terhadap Presiden Mesir Terpilih, Prof. Dr. Muhammad Mursi.

“Seruan aksi damai ini adalah Panggilan Nurani dan Panggilan Kemanusiaan, untuk meminta dikembalikannya kedaulatan rakyat Mesir dan menolak hukuman mati Muhammad Mursi sebagai Presiden Mesir Terpilih, oleh As Sisi,” tegas pria lulusan universitas Al Azhar, Kairo Mesir.

Masih menurut Suhartono, ini bukan masalah dukungan personal terhadap sosok Mursi, tapi Komnas KDM ingin mengajak dunia untuk melihat Mursi sebagai produk proses demokrasi yang sah, “Siapa pun ia, baik Mursi atau yang lainnya, jika terpilih melalui kotak suara maka kita harus fair dan legowo menghormatinya," tambahnya.

Dirinya mengingatkan, akhir-akhir ini telah dilakukan eksekusi mati baik melalui persidangan yang cacat maupun eksekusi mati tanpa proses hukum. Korban sipil yang berjatuhan justeru semakin banyak, perekonomian Mesir secara nyata merosot tajam, kondisi Mesir kian mencekam dan menakutkan. Parade pembantaian berdarah terus berlangsung sejak awal bercokolnya rezim militer tersebut.

“Selain seruan-seruan disaat aksi damai, seruan yang akan meramaikan media sosial antara lain #EgyBloodyCoup Kudeta Berdarah di Mesir, #StopEgyEx Hentikan Hukuman Mati dan #WeAreWithMorsi Kami bersama Mursi, semoga pesan ini sampai ke seluruh dunia, bahwa ada kebohongan demokrasi, dengan kudeta terhadap Presiden Terpilih di Mesir,” tandas Suhartono.

Dalam aksi damai ini, akan diisi dengan sejumlah orasi dari Ketua Umum Komnas KDM Suripto, SH., dan tokoh nasional lainnya. Aksi yang rencananya dimulai pukul 12.30 s.d 15.30 WIB ini, diawali sholat Dzuhur di Masjid Agung Sunda Kelapa. Setelah itu langsung menuju Kedubes Mesir di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat.[komnas-kdm/islamedia/YL]