Turki Meratifikasi Kesepakatan Kerjasama Militer dengan Qatar


Islamedia -  Turki telah meratifikasi kesepakatan kerjasama militer dengan Qatar, demikian seperti dilansir rilis resmi pemerintahan dan dilaporkan kantor berita Turki Anadolu Agency pada Senin (8/6) ini.

Menurut kesepakatan militer yang ditandatangani Turki dan Qatar pada Desember 2014 tersebut, terdapat mekanisme yang memungkinkan pengerahan pasukan gabungan jika dibutuhkan. Melalui ratifikasi itu, kedua negara tersebut akan saling bertukar pengalaman dalam pelatihan operasional, bekerjasama di bidang industri pertahanan, dan mengadakan latihan militer bersama.

Kedua negara juga bakal saling membuka dan saling mempersilakan penggunaan pelabuhan, bandara, dan kawasan udara masing-masing untuk keperluan terkait. Selain itu, Turki dan Qatar pun bersepakat dalam kerjasama melawan teroris.

Kerjasama militer antara Turki dan Qatar tersebut mengemuka, tatkala kawasan Timur Tengah menghadapi meningkatnya isu keamanan, menyusul adanya perang sipil Suriah, pertempuran melawan Daesh (ISIS) di Iraq dan Suriah, juga konflik di Yaman dan Libya.

Kedua negara tersebut dikenal memiliki kebijakan luar negeri yang serupa terkait peritiwa-peristiwa geopolitik dalam beberapa tahun belakangan, misalnya sikapnya dalam menentang rezim Suriah Assad, dan menentang kudeta militer atas Presiden terpilih demokratis pertama Mohammed Mursi di Mesir. (ismed/aa)