Salurkan Bantuan, RZ Masuk Desa Terpencil di Nepal


Islamedia -  Tim Indonesian Aid for Nepal RZ (Rumah Zakat) melakukan aksi peduli bencana hari ke-5  di Sankos Village, Pachhaghare Village, dan Chilaunevatti yang berada di Distrik Dahding, Nepal. Ketiga daerah tersebut merupakan desa terpencil dengan jarak tempuh 3 jam dari pusat Distrik Dahding dan 6 jam dari pusat Kota Kathmandu.

Perjalanan tim Relawan RZ untuk sampai di ketiga desa Distrik Dahding harus melewati sungai dan jalanan dengan tanah berdebu yang sulit dilalui karena terhalang reruntuhan gempa. “Karena medan yang dilalui cukup sulit, kami tidak bisa menggunakan kendaraan biasa. Akhirnya kami pun menyewa traktor untuk mengangkut bantuan.” ungkap Andri Murdianto, salah seorang Relawan RZ untuk Nepal, Selasa (05/05).

Bantuan logistik yang dibawa tim relawan RZ diantaranya kornet Superqurban, paket sembako yang terdiri dari 5 ton beras, 50 kg telur, 15 dus mie instan, 500 kg minyak goreng, dan 10 dus biskuit. Warga pun menyambut gembira kedatangan tim relawan RZ. “Senyum dan tawa warga saat menerima bantuan menghilangkan semua rasa lelah kami selama perjalanan. Ini adalah pengalaman yang luar biasa,” ujar Suyitno, dokter Relawan RZ.

Hingga hari ke-5, tim Indonesian Aid for Nepal RZ sudah menyalurkan bantuan logistik berupa 10.000 kornet Superqurban, 5.475 Kg beras, 50 kg telur, 85 Kg gandum, 585 kg minyak goreng, 100 dus biskuit, 85 Kg kacang-kacangan dan 10 dus Air mineral. Selain itu juga ada bantuan proses evakuasi, Aksi Siaga Sehat pada 100 penerima manfaat dan trauma healing yang diikuti 30 anak.

“Berdasarkan hasil assessment kami selama 5 hari di Kathmandu, Bhaktapur, Naikap, Sindhupalchok, Patan, Sakhu dan Dahding, bantuan yang paling dibutuhkan oleh para pengungsi berupa perlengkapan masak, alas tidur, selimut, shelter, dan Aksi Siaga Sehat khususnya di Khatmandu mengingat banyaknya pengungsi yang terluka,” papar Herlan Wilandari, Koordinator Relawan RZ untuk Nepal. (RZ/islamedia/aj)