Pasukan Indobatt TNI Bagikan Alquran di Darfur Afrika


Islamedia -  Pasukan TNI yang tergabung dalam Satgas Batalyon Komposit TNI Kontingen Garuda XXXV-A/Unamid (United Nations Mission In Darfur) atau Indobatt (Indonesian Battalion) di bawah pimpinan Letkol Inf M. Herry Subagyo menggelar kegiatan sosial di El Geneina, Darfur Barat, Afrika, Kamis (21/5).

Kegiatan Cimic Satgas Indobatt yang dilaksanakan secara rutin dan terencana tersebut, diselenggarakan dalam bentuk kegiatan sosial guna memberikan bantuan kepada warga lokal di wilayah konflik, dan juga agar masyarakat dapat menerima keberadaan dari Pasukan Indobatt.
 
Kali ini, wilayah yang menjadi fokus pelaksanaan kegiatan Cimic Satgas Indobatt adalah wilayah Addar dan Habilla Kanari, dimana kedua tempat tersebut masih dalam wilayah tanggung jawab operasi pasukan perdamaian Kontingen Garuda XXXV-A/Unamid, di Darfur Barat.
 
Dalam kesempatan tersebut, Dansatgas Indobatt Letkol Inf M. Herry Subagyo memberikan bantuan Alquran dan perlengkapan ibadah kepada warga lokal, yang mayoritas beragama Islam. "Di mana bantuan tersebut diberikan langsung kepada para tokoh agama (Syeikh) dan tokoh masyarakat setempat," katanya dalam keterangan pers yang dikutip dari Republika.
 
Letkol Herry Subagyo mengatakan, kehadiran Satgas Batalyon Komposit TNI Kontingen Garuda dari Indonesia di misi United Nations Mission In Darfur harus dapat memberikan warna dan dampak positif pada pelaksanaan misi tersebut.
 
“Kita harus dapat menjalankan tugas sebagai peace keeper sebaik mungkin, karena kita bukan saja membawa nama pribadi, tetapi nama baik bangsa dan negara ada di pundak kita,” katanya.

Satgas Indobatt Konga XXXV-A/UNAMID, merupakan satgas pertama TNI untuk misi PBB di Darfur Afrika, dan rencananya akan bertugas selama 1 tahun hingga 2016 mendatang sejak diberangkatkan oleh Panglima TNI Jenderal Moeldoko pada Februari lalu.
 
Satgas Batalyon Komposit TNI Konga XXXV-A/Unamid berjumlah 800 personel, terdiri 650 personel TNI AD, 100 personel TNI AL, dan 50 personel TNI AU. Dalam pelaksanaan tugasnya, pasukan Indonesia ditempatkan di dua UN Camp. (rol/islamedia/aj)