Hamas: Pemerintahan Baru Netanyahu Jauh Lebih Ekstrim


Islamedia - Gerakan perlawanan Islam Hamas mengatakan, pihaknya tidak akan menggantungkan diri kepada pemerintahan Israel walau bagaimanapun bentuk dan susunan pemerintahan tersebut. 

Susunan pemerintahan Israel saat ini yang dipimpin Benyamin Netanyahu yang paling ekstrim radikal. Diperkirakan pemerintahan Israel yang akan datang lebih rasis terhadap bangsa Palestina sejak berdirinya negara ini beberapa dekade lalu. 

Dalam pernyataanya kepada pusat Infopalestina, Kamis (7/5) juru bicara gerakan perlawanan Islam Hamas, Dr. Fauzi Barhum mengatakan, gerakannya menganggap pemerintah baru Netanyahu jauh lebih ekstrim dan radikal serta berbahaya bagi kesetabilan kawasan. 

Barhum meminta masyarakat internasional serta pihak-pihak Arab serta regional untuk mengisolasi pemerintahan Zionis dan tidak mengakuinya. Disamping melindungi bangsa Palestina serta mendukungnya secara berkeadilan. 

Barhum menyerukan kembali membereskan kondisi internal atas dasar kebersamaan dan persatuan, perlawanan hingga terlindunginya bangsa Palestina, ungkapnya. [infopalestina/islamedia]