Ketika Neneknya Obama Pergi Umrah


Islamedia -  Sara Omar, nenek dari jalur ayah dari Presiden AS Barack Obama, menghadiri pameran yang menyuguhkan secara rinci kisah hidup Rasulullah SAW di penghujung perjalanan umrahnya di Mekah, demikian seperti dilaporkan media lokal pada Rabu (22/4) lalu.

Perempuan berusia 90-an tahun itu, tiba di Mekah bersama putranya Saeed Obama yang juga pamannya Presiden Obama, serta cucunya yakni Mousa Obama. Mereka bertiga pergi ke tanah suci untuk menunaikan ibadah umrah.

Setelah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah umrahnya, dia mengunjungi pameran mengenai perihidup Nabi Muhammad SAW. Secara khusus ia berkomentar atas pameran tersebut.  Ia memandangnya sebagai "contoh yang baik" dari apa yang disebutnya sebagai ajaran Islam yang moderat.

Ia juga memuji upaya pemerintah Arab Saudi dalam memperluas area dua masjid suci. Selama dua jam, Sara dan keluarganya mengunjungi pameran yang diadakan di daerah distrik Naseem, Mekah tersebut.

"Saya sangat bahagia dapat melihat pameran ini. Ini merupakan teladan yang baik, dalam upaya syiar Islam dengan cara modern, juga diukung oleh dokumen-dokumen yang ilmiah dan otentik."

Ia juga mengungkapkan harapannya agar pameran serupa dapat diselenggarakan di berbagai negara selain Arab Saudi, dengan dukungan pemerintah Arab Saudi, sehingga dapat menghapus berbagai kesalahpahaman tentang Islam.

Media berbahasa Arab, Akhbar, menyebutkan bahwa neneknya Obama itu sampai menangis haru ketika melihat-lihat pameran. Obama sendiri diketahui beragama Kristen. Pandangan keagamaannya terbentuk di masa dewasanya. Sedangkan ayahnya Obama seorang muslim dari Kenya. Obama mengatakan bahwa kedua orangtuanya bukan penganut agama yang taat. (iina/islamedia)