Keimanan Pemeluk Agama Syiah di Iran Terhadap Batu Akik


Islamedia -  Seorang mukmin yang imannya benar akan punya keyakinan bahwa hanya Allah swt saja yang bisa mendatangkan manfaat dan mudhorot. Keyakinan ada kekuatan lain selain Allah swt yang bisa mendatangkan manfaat dan mudhorot, bisa menjerumuskan pada syirik.

Situs berita Antara mengangkat tentang warga negara Syiah Iran yang punya keyakinan bermacam-macam terhadap batu akik. Ada yang punya alasan spritual dan kesehatan, meski juga ada yang sekedar mengagumi keindahannya.

Misalnya cerita salah seorang mahasiswa di Iran, Muhammad Hasan, ia mengatakan bahwa  orang-orang Iran menggunakan cincin akik selain karena alasan estetika juga karena alasan spiritual. Hasan bercerita tentang pemakaian batu cincin yang harus disesuaikan dengan hari tertentu agar mendatangkan manfaat dan menjauhkan mudhorot.

Dia mengungkapkan pada hari Senin, cincin yang dipakai adalah jenis Yamani dan orang yang mengenakannya dianjurkan banyak membaca dzikir.

Menurut Hasan, keutamaan akik Yamani ini adalah untuk melapangkan rezeki dan keberkahan di samping untuk kemudahan hidup.

"Pemimpin Revolusi Iran Imam Khamenei lebih senang menggunakan cincin akik Yamani kuning dengan rajahan Syarafusy," katanya.

Selanjutnya Hasan menjelaskan para penggemar cincin akik dianjurkan mengenakan batu Zabarjad (Peridot) yang keutamaannya adalah menjauhkan kefakiran dan membantu solusi atas kesulitan-kesulitan hidup, dan mereka diharapkan juga terus berdzikir. 

Pada hari Rabu, cincin yang dianjurkan untuk dipakai adalah cincin Yakut (Ruby). Fadhilah (manfaat) menggunakan cincin Yakut adalah menjauhkan kefakiran, memberikan ketenangan dan menghilangkan rasa susah, kata Hasan seraya menambahkan seperti penggunaan cincin pada hari Senin dan Selasa, si pengguna juga diharapkan senantiasa berdzikir. 

Kemudian batu apakah yang dianjurkan dipakai pada hari Kamis? Hasan mengungkapkan cincin akik yang dianjurkan pada hari tersebut adalah cincin Pirus yang keutamaannya adalah mempermudah pekerjaan yang sulit, menguatkan pandangan hati dan ketenangan ruh selain menjauhkan kefakiran.

Sementara itu cincin yang direkomendasikan untuk dipakai hari Jumat adalah cincin Hadid Shini yang diyakini dapat menangkal marabahaya, menghilangkan rasa takut dan khawatir menjaga pemakainya dari musuh dan setan, ungkapnya. 

"Cincin Hadid Shini ini sangat baik untuk dipakai oleh mereka yang memiliki mental lembek baik dalam mengutarakan pendapat maupun berdebat. Bahkan dalam sejarahnya, Imam Ali ketika pergi berperang senantiasa menggunakan cincin Hadid Shini," kata Hasan yang sedang menimba ilmu Alquran di Universitas Internasional Mustafa di Qom, Iran".

Lalu, kata Hasan, untuk Sabtu dianjurkan memakai akik Yamani yang keutamaanya adalah digandakannya pahala salat, mempercepat dikabulkannya doa, menjaga dari segala musibah dan bahaya dalam perjalanan.

Untuk Ahad dianjurkan mengenakan cincin Durrun Najaf yang Inshaa Allah akan memperoleh pahala haji. Seperti mengenakan cincin pada hari yang telah disebutkan, si pemakai diharapkan senantiasa membaca dzikir, katanya. 

"Demikian sekedar berbagi cerita tentang bagaimana orang-orang Iran gemar menggunakan cincin dan memaknainya terutama batu akik yang juga sedang menjamur di berbagai tempat di Indonesia," kata Hasan.

Menurut Hasan, para imam Syiah di Iran juga menggunakan cincin akik. 

"Sosok imam (Syiah) bagi orang Iran adalah sosok teladan sebagaimana umat Islam menjadikan Rasullah SAW sebagai sosok panutan. Tidak terlontar dari seorang imam sebuah perkataan kalau tidak memendam hikmah dan manfaat bagi umatnya," kata Hasan yang juga seorang peneliti di Islam Quest yaitu sebuah pusat rujukan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar agama.