Palestina Rilis #AskHamas, Israel Ketakutan


Islamedia.co -  Gerakan kampanye kelompok perlawanan Islam/ Harakah Muqawamah Al-Islamiyyah (HAMAS) melalui situs jejaring sosial berkomunikasi dengan masyarakat Barat melalui hastag #AskHamas (Tanya Hamas), rupanya membuat kalangan zionis-israel panik.
 
Kampanye elektronik yang dirilis Hamas ini lewat hastag #Askhamas rupanya membuat penjajah ketakutan, hingga mendorong mereka membuat hastag serupa berbahasa Ibrani.

Bukti ketakutan akibat kampanye media Hamas, sejumlah media zionis merilis kampanye tersebut sebagai upaya Brigde Izuddin Al-Qassam untuk melihat respon massa zionis.

Hastag #Askhamas telah menyulut beberapa situs zionis untuk mempertanyakan kalimat perlawanan di dalamnya.

Selang beberapa detik pasca diluncurkan, beredar kabar di kalangan pengguna twitter berbahasa Ibrani, mereka mempertanyakan hastag tersebut, tanpa tahu pihak yang menggagasnya.

Sementara itu, pihak Brigade Izuddin Al-Qassam maupun Hammas belum mengumumkan peluncurkan hastag tersebut, hal ini memicu sejumlah pertanyaan seputar sumber infromasi yang dirilis media zionis, siapa yang menggagasnya.

Dikutip PIC, para pengamat, zionis ketakutan dengan kalimat perlawanan, yang terus menjadi sumber informasi di kalangan warga mereka, dan juga publik Arab dan Barat.

Sebelumnya, Senin (16/03/2015) malam sejumlah tokoh Hamas dan Brigade Izuddin al Qassam menjawab berbagai pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada kelompk ini melalui akun twitter melalui hastag #AskHamas.

Kampanya ini digunakan Hamas untuk berkomunikasi dengan masyarakat Barat guna menjelaskan berbagai isu dan sikapnya selamanya.

Juru bicara resmi Brigade Izzuddin Al-Qassam, sayap militer HAMAS, Abu Ubaidah menjawab berbagai pertanyaan berkaitan dengan irisan militer dan keamanan yang diusulkan masyarakat dari seluruh belahan dunia.

Sebelumnya Wakil Kepala Biro Politik Gerakan Hamas Ismail Haniyah pada hari Ahad (15/03/2015) juga ikut dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan masyarakat melalui hastag khusus dengan kampanye tersebut.

Sementara anggota Dewan Legislatif dari Hamas, Huda Naeem, pada hari pertama kampanye ikut menjawab pertanyaan-pertanyaan yang fokus pada peran wanita dalam gerakan Hamas.

Para pengamat sepakat tkampanye ini dinilai mengalami kesuksesan besar dibandingkan dengan kampanye-kampanye elektronik yang diluncurkan gerakan Hamas melalui jaringan internet.[hidayatullah/islamedia/YL]


close
Banner iklan disini