Israel dan Pemukim Yahudi Berupaya Menggusur dan Membongkar Masjid Salman Al-Farisi


Masjid Salman Al-Farisi di Nablus, Tepi Barat Palestina terancam digusur dan dibongkar Israel
Islamedia.co -  Di gerbang timur, desa Burin, Nablus Selatan, Tepi Barat Utara, terletak Masjid Salman Al-Farisi, yang terancam digusur otoritas Israel, dan menaranya terancam dibongkar Israel jika warga menyalakan lampunya. 

Penyebab dari itu semua adalah untuk menjaga perasaan para pemukim yahudi Yetsahar yang tidak suka melihat kaum muslimin pergi ke masjid untuk menunaikan shalat dan acara keagamaan. 

Sejak 5 tahun dibangun, masjid ini terus berupaya dibongkar Israel, dengan alasan berada di kawasan C yang berada dalam kendali Israel. Namun sebab lainnya adalah karena dekat dengan institute Talmud yang berada di pemukiman Yetsahar, yang berjarak sekitar 100 meter dari masjid. 

Bilal Ied, penanggungjawab urusan pemukiman di Nablus Selatan mengatakan, penjajah Israel berulangkali mengancam menggusur masjid, dan mengancam membongkar menaranya, dan meminta tidak memakai pengeras suara, mematikan lampu di menara dan lainnya yang dikuatkan pengadilan Israel. 

Seperti dikutip dari Pusat Informasi Palestina, Sabtu (21/03/2015), Bilal Ied menjelaskan, warga desa dan pengurus masjid menolak putusan pengadilan Israel, mereka terus memakmurkan masjid meski suasana sulit dan mendapat tekanan dari pemukim yahudi. 

Upaya Penggusuran

Para pemukim yahudi terus berupaya menggusur dan merusak masjid, namun upaya itu berhasil digagalkan. Upaya pembakaran dilakukan para pemukim yahudi, dan berhasil digagalkan warga.

Warga di sekitar terus berupaya melawan putusan pengadilan Israel, dan menggalang dukungan media untuk menyoroti tindakan rasial Israel terhadap masjid, dan beberapa kali terjadi bentrokan dengan pasukan Israel yang membubarkan aksi demo warga. 

Kawasan Burin tempat lokasi Masjid Salman Al-Farisi sering menjadi sasaran serbuan gerombolan yahudi, warga Palestina dihalangi masuk masjid, perlengkapan milik mereka disita. 

Di samping kejahatan lainnya menimpa pepohonan zaitun di sana, lebih dari 17 ribu pohon ditebangi gerombolan yahudi di kawasan Selatan dan Timur desa Burin selama decade terakhir ini. 

Para penggembala tak luput dari kejahatan para pemukim yahudi, puluhan kambing dan kuda dicuri mereka, warga diteror untuk meninggalkan tanah milik mereka. 

Burin berjarak 6 km dari Nablus, jumlah warganya mencapai 3600 jiwa, luasnya mencapai 33 ribu acre, 14,500 acre digunakan untuk kepentingan pemukiman yahudi, dan kawasan militer Israel. 

Penjajah Israel mengklaim memiliki hak sejarah di desa Burin, dengan alasan adanya kawasan bersejarah berusia ribuan tahun. Salah satu kawasan Burin pernah menjadi sasaran serangan roket Sharon1 dan Sharon 2, dan diblokade ketat oleh pasukan Israel. [infopalestina/islamedia/YL]