Beruntunglah Untukmu yang Tak Meninggalkan Sholat


Ilustrasi Sholat Berjamaah (foto:pakarfisika.worpress.com)
Islamedia.co -  Sungguh.! Sangat mustahil jika kemudian ada seseorang yang berani meninggalkan sholat dengan alasan tidak sempat, sebegitu lancangkah orang itu hingga memaksakan mencari alasan pembenaran agar bisa meninggalkan sholat? Allah tidak minta banyak waktu disela-sela kesibukan kita, Allah hanya meminta lima waktu dari waktu kita yang tersisa diluar pekerjaan kita. Dzuhur, Asar, Maghrib, Isya dan subuh. Perhatikanlah lima waktu itu sungguh Allah meletakkannya diposisi yang sangat tepat disaat kita sedang rehat.

Tapi begitulah tipu daya dunia menyulap semua waktu menjadi kemegahan, untuk bersenang-senang, untuk berpesta ria dan seterusnya (Qs Al-hadid 20-21) hingga membuat kita menjadi lalai dan melupakan kewajiban yang sebanarnya. Simaklah pesan cinta Tuhan kita melalui hadits Qudsi


Diceritakan dari Abu Huroiroh RA bahwa Rosulullah SAW bersabda “(Allah SWT berfirman) Jika seorang dari hambaku suka menemui-Ku maka akupun suka untuk menemuinya jika dari seorang hambaku tidak senang menemui-Ku maka akupan tidak senang menjumpainya” HR. Bukhori.

Assolatu Liqo’ullah, sholat untuk berjumpa dengan Allah. Begitulah cara orang yang beriman menyikapi makna sholat dia selalu merasa senang ketika waktunya sholat tiba, dia merasa haru ketika suara muadzin berkumandang mesra. Kenapa bisa bahagia? Kenapa bisa haru? Jawabannya jelas karena orang beriman selalu rindu untuk berjumpa dengan Tuhannya, caranya dengan melaksanakan sholat.

“Bila Aku mencintai hamba-Ku maka hamba-Ku Aku beri kelezatan beribadah” Hadits Qudsi Rwayat Saheh

Sholat adalah ma’na dari ibadah itu sebagaimana yang sering kita iqrarkan dalam shalat kita “Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidup dan matiku hanya untuk Allah”

Nabi selalu mengajarkan kepada sahabatnya “Sholatlah kalian seperti sholatnya orang yang akan berpisah meninggalkan dunia ini”.

Beruntunglah bagi siapapun yang tidak melalaikan sholat karena sebenarnya sholat ini adalah hadiah dari Allah bagi orang yang beriman, dan ciri-cirinya adalah orang beriman itu selalu senang mendengarkan adzan dan selalu senang dengan sholat, kesimpulannya orang beriman itu selalu menanti-nanti waktunya sholat.

“Suasana yang paling membuatku bahagia adalah sholat” Nabi Muhammad

Wallahu A’lam


Khatib Umam