Teror Israel Membuat Kepala Tim Penyelidik PBB Mundur


Islamedia.co -  Kepala Tim Penyelidik PBB, William Schabas, terpaksa menyatakan akan mundur dari jabatannya. Tindakan ini menyusul teror tuduhan bias yang dilayangkan Israel kepada Schabas.
 
Schabas ditunjuk oleh PBB Agustus silam untuk memimpin tim menyelidiki konflik antara Israel dengan Palestina. Dia memimpin tim tiga orang untuk mencari bukti-bukti mengenai kejahatan perang selama serangan Israel ke Gaza. Komisi ini menyelidiki tindakan dari Israel dan Hamas, yang memegang kendali Gaza.

Laporan penyelidikan Schabas dijadwalkan terbit Maret mendatang. Namun, Schabas memutuskan mundur setelah Israel menuduhnya bias dalam penyelidikan tersebut. Pasalnya, Schabas pernah memberikan konsultasi hukum kepada Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) pada 2012 silam.

Mundurnya Schabas memperlihatkan sensitifnya penyelidikan PBB tersebut. Sebab, beberapa minggu sebelumnya, Mahkamah Kriminal Internasional yang bermarkas di Hague juga menyatakan akan memulai penyelidikan awal mengenai tuduhan kekejaman yang terjadi di wilayah Palestina.

Israel tak setuju penunjukkan Schabas. Mereka beralasan, Schabas adalah pengkritik keras negara zionis tersebut.

Dalam pembelaannya, Schabas menyebutkan bahwa saran hukum yang dia berikan kepada PLO bersifat umum. Saran tersebut juga dia berikan kepada pemerintah-pemerintah dan organisasi-organisasi lain.

"Pekerjaan saya dalam bidang hak asasi manusia ini memuat saya menjadi target penyerangan yang kejam," ungkap Schabas seperti dilansir dari Al Jazeera, Selasa (3/2/2015).

Lebih lanjut dia mengungkapkan, pekerjaannya untuk PLO tersebut menyebabkan Dewan PBB untuk Hak Asasi Manusia meminta saran hukum mengenai posisinya di markas besar PBB. Sementara itu, komisi penyelidikan yang dipimpin Schabas sendiri telah mengumpulkan banyak bukti dan mulai menulis laporan mereka.[oke/Islamedia/YL]