Hadirkan Helvy Tiana Rosa dan Oka Aurora, FLP Akan Menggelar Talkshow Romantisisme dalam Sastra


Islamedia.co -  Dari zaman ke zaman, tema cinta kerap muncul dalam berbagai bacaan. Baik itu sebagai bumbu, maupun sebagai bahan baku. Mulai dari karya yang laris di pasar, hingga tetulisan pribadi yang tersimpan rapi. Mengapa cinta seperti tak pernah basi? Betulkah orang mahir bikin puisi karena sering patah hati? Bagaimana agar meskipun sudah sering dituang ke dalam karya, tapi tak mengering sebagai klise? Apa saja yang bisa dilakukan, agar terhindar dari karya picisan? Apakah romantisisme melulu cinta dua lawan jenis?

Banyak pertanyaan lain dapat diajukan dalam Pengajian Sastra (Pengsas) dengan tema “Romansa dan Romantisisme dalam Sastra.” Pengsas yang merupakan acara rutin Forum Lingkar Pena (FLP) Wilayah Jakarta Raya itu, kali ini akan diadakan di Balaikota Depok, pada tanggal 22 Februari 2015 mendatang. FLP akan menghadirkan dua orang narasumber yaitu Helvy Tiana Rosa dan Oka Aurora.

“Kita ingin mengangkat nilai-nilai romantis, nilai-nilai cinta kasih dalam sendi-sendi berkehidupan keseharian melalui sastra,” tutur Sudiyanto, Ketua FLP Wilayah Jakarta Raya seusai audiensi bersama Wakil Walikota Depok, akhir Januari lalu.

“Membuang sampah pada tempatnya, itu berarti romantis pada alam. Peduli sesama itu juga tindakan romantis lho, menghormati orang tua juga termasuk romantis,” lanjut Sudiyanto dalam penjelasannya.

Ia juga menyampaikan bahwa Wakil Walikota Depok bersepakat perihal sastra bisa dijadikan alat untuk membangun karakter masyarakat.

Ketua FLP Wilayah Jakarta Raya (kedua kiri) dan Plt Ketua FLP Cabang Depok (kedua kanan) setelah audiensi bersama Wakil Walikota Depok Dr Idris Abdusshomad (tengah)

Menurut Gits Rijal, Plt. Ketua FLP Cabang Depok yang juga Ketua Pelaksana Pengajian Sastra, pihak Pemkot Depok menyambut baik terselenggaranya acara tersebut, dengan memberikan sejumlah dukungan nyata. Dr Idris Abdusshomad sendiri, selaku Wakil Walikota Depok, dijadwalkan akan turut hadir sebagai pembicara pembuka.

Depok menjadi tempat yang cukup bersejarah bagi Forum Lingkar Pena. Tepat pada 22 Februari, 18 tahun silam, FLP didirikan di Masjid Ukhuwah Islamiyah, Kampus UI Depok. Pendirinya tak lain ialah Helvy Tiana Rosa, lulusan Fakultas Sastra UI yang kala itu sudah bergiat di dunia literasi sebagai Pemred Majalah Annida.

Kini Helvy selain dikenal sebagai pendiri Forum Lingkar Pena, juga menjadi akademisi di Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Jakarta. Bukunya yang fenomenal ialah Ketika Mas Gagah Pergi. Ia juga menulis antologi puisi Mata Ketiga Cinta. Total tak kurang dari 51 judul buku dan 12 naskah drama telah ditulisnya. Ia juga meraih sekurangnya 35 penghargaan di berbagai level dari kampus, nasional, hingga internasional.

Sementara Oka Aurora ialah novelis dan penulis skenario. Ia dikenal melalui novelnya yang kemudian difilmkan, yakni Hijabers in Love. Skenario yang ditulisnya untuk film 12 Menit, mengantarkannya meraih penghargaan Penulis Skenario Terpuji Festival Film Bandung (FFB) 2014.

Sejumlah mata acara bakal memeriahkan Pengajian Sastra spesial Milad ke-18 FLP ini. Mulai dari penampilan musikalisasi puisi dari siswa SMAN 2 Depok, pemutaran film pendek “&”, hingga sosialisasi film Ketika Mas Gagah Pergi bersama Sahabat Mas Gagah. Acara yang diagendakan berlangsung dari pukul 8 pagi hingga 12 siang ini, terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya.

close
Banner iklan disini