Kanselir Jerman Kutuk Demonstrasi Anti-Islam di Negerinya


Kanselir Jerman, Angela Merkel

Islamedia.co -  Kanselir Jerman Angela Merkel kembali menyatakan kecaman atas demonstrasi anti-Islam yang berlangsung di wilayah timur negaranya. Demonstrasi yang dilakukan masa dengan nama PEGIDA itu kian hari kian meluas. 

Dilansir dari Al Arabiya, Kamis (1/1/2014), Merkel menyatakan demonstrasi itu dilakukan oleh orang-orang yang tidak menghargai keberagaman. “Demonstrasi itu didorong atas ketidaksukaan terhadap keberadaan bangsa asing di wilayahnya,” ucap Merkel.

“Saya menyerukan kepada seluruh warga Jerman untuk tidak terlibat dalam demonstrasi tersebut,” Merkel menambahkan dalam sebuah pernyataan.

Demonstrasi yang berawal di kota Dresden di Jerman timur itu pada awalnya hanya dilakukan oleh ratusan orang. Kini, massa demonstrasi itu dikabarkan telah mencapai 15 ribu orang, dan semakin meluas bukan hanya terjadi di wilayah Dresden.

Demonstrasi itu menuntut pemerintah Jerman untuk menghentikan memasukan para imigram dari Timur Tengah. Mereka berpendapat, para imigran dari Timur Tengah tersebut menyebabkan Islamisasi di wilayahnya.

Namun, Merkel menegaskan, pihaknya tidak akan menghentikan menerima para imigram khususnya mereka yang berasal dari wilayah konflik. “Kami akan terus membantu mereka (imigran), dan kita akan menampung orang-orang yang memang membutuhkan bantuan,” tegasnya. [gie/sindo]