Imbas Penyerangan Charlie Hebdo oleh Teroris, Ajakan Menghina Nabi Muhammad Kian Masif.


Islamedia.co -  Pasca penyerangan yang dilakukan terhadap beberapa orang ke kantor majalah Charlie Hebdo di Perancis yang menewaskan sedikitnya 12 orang, aksi islamofobia dengan melecehkan Nabi Muhammad kian masif dan meluas.

Setelah majalah tersebut mengeluarkan gambar kartun nabi Muhammad edisi terbaru pasca serangan di kantor majalahnya, hampir sebagian besar media cetak di Perancis terprovokasi dan menampilkan kartun nabi Muhammad yang diterbitkan oleh Charlie Hebdo

Bahkan surat kabar Kanada, The Journal de Montreal, mengajak pembacanya untuk menggambar Nabi Muhammad. Koran tersebut menampilkan gambar Nabi Muhammad yang belum selesai. Pembaca harus menyambungkan titik-titik pada gambar tersebut jika ingin melihat kartun Nabi Muhammad.

Dalam edisi yang terbit pada Selasa (13/1), The Journal de Montreal menerbitkan gambar Nabi Muhammad yang belum selesai di bawah tulisan "Des caricatures de Mahomet dans le prochain Charlie Hebdo" (Kartun Muhammad di edisi terbaru Charlie Hebdo).

The Journal de Montreal beralasan bahwa gambar yang mereka terbitkan adalah solusi bagi surat kabar yang masih ragu untuk mencetak ulang kartun yang digambar oleh Charlie Hebdo. Kartunis The Journal de Montreal, Marc Baudet, mengatakan pembaca dapat mengambil keputusan sendiri.

"Jika mereka tidak mau mencela Muslim, mereka tak harus menyelesaikan gambar tersebut. Jika mereka ingin mengeluarkan pernyatan, mereka dapat menggambar," ujarnya seperti yang dikutip dari Breitbart.[republika/islamedia]