Bukti Kemunafikan Majalah Charlie Hebdo, Kartunis Ini Dipecat Karena Mencela Yahudi


Maurice Sinet, kartunis yang dipecat charlie hebdo karena mencela yahudi (foto:inet)
Islamedia.co - Ini adalah kisah kemunafikan majalah Charlie Hebdo dan pemerintah Perancis yang berlindung di balik frasa “kebebasan berekspresi”. Namun, kebebasan berekspresi itu hanya berlaku jika yang diekspresikan adalah celaan kepada Islam.

Adalah Maurice Sinet alias Sine, yang pada 2008 melukis kartun satir putra presiden Perancis Nicolas Sarkozy yang menikahi Jessica Sebaoun-Darty, seorang wanita keturunan Yahudi.

Seorang jurnalis bernama Claude Askolovitch adalah yang pertama kali mengangkat isu kartun itu sebagai isu Anti Semit/Yahudi. Akibatnya, Perancis bergolak.

Philippe Val, editor majalah Charlie Hebdo menyuruh Sine meminta maaf pada Yahudi dan presiden Perancis. Ia diminta menulis surat permintaan maaf atau bertemu secara langsung.

Namun, Sine keukeuh dengan tindakannya melukis kartun tersebut. Ia mengatakan, “Lebih baik saya memotong testis saya sendiri,” daripada meminta maaf.

Akibatnya, ia dipecat oleh manajemen majalah Charlie Hebdo.

Ia pun mengajukan tuntutan ke pengadilan. Pada Desember 2010 ia memenangkan perkara pengadilan itu dan memperoleh 40 ribu Euro.
Selain itu ia juga diancam bunuh oleh Liga Pertahanan Yahudi.[fimadani/islamedia/YL]