Alhamdulillah 2 Unit Ambulan dari Indonesia Sudah Masuk Gaza


Islamedia.co - Setelah menunggu hampir lima bulan sejak rombongan Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) bersama Adara Relief International, One Day One Juz (ODOJ), Forum Silaturahim Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK), Salam UI serta perwakilan Pengurus KNRP Riau, Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat, juga Duta KNRP Opick Tombo Ati pada akhir Agustus 2014 silam, untuk rakyat Gaza Palestina berupa 2 unit ambulan dan alat kesehatan sudah tersalurkan dengan baik, pada Kamis (22/1) di perbatasan Rafah.

Ketua Harian KNRP Caca Cahayaningrat di Jakarta, Jum’at (23/1) menyampaikan rasa syukur kepada Allah yang Maha Kuasa dan terimakasih yang mendalam kepada Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kairo Mesir, khususnya kepada Duta Besar Bapak Nurfaizi Suwandi serta  Kepala Pelaksana Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya KBRI Bapak Windratmo Suwarno, yang sudah membantu sekuat tenaga dari mulai pengadaan ambulan kemudian menyimpannya di KBRI sampai mengawal masuk ke Jalur Gaza.

“KNRP bertanggung jawab atas bantuan 2 unit ambulan ini yang berasal dari rakyat Indonesia paska penyerangan Zionis Israel ke Jalur Gaza 51 hari silam. Secara resmi kami menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu per satu, terutama KBRI di Kairo,” tuturnya.

Selain itu, Caca melanjutkan, KNRP berterimakasih kepada pihak Direktur Bulan Sabit Merah Mesir bagian Utara Umar yang telah mengenalkan penanggung jawab bantuan dari Kementerian Perhubungan Palestina di Gaza Khalid Barhum saat menerima ambulan di perbatasan Rafah Gaza untuk disampaikan ke Kementerian Kesehatan Palestina, “Kemudian rasa hormat dan terima kasih kami kepada Perwakilan KNRP di Mesir serta para mahasiswa Indonesia yang mengawal misi kemanusiaan ini sampai selesai,” ucapnya.

Pengiriman 2 unit ambulan yang berasal dari sumbangan rakyat Indonesia ini senilai Rp 1 miliar ditambah obat-obatan senilai Rp 162 juta, disalurkan dengan 1 unit ambulan dari lembaga kemanusiaan lain. Sejatinya ada 2 unit lagi yang disalurkan Kamis (22/1) namun karena ada kendala administrasi, pengiriman 2 unit ambulan dari lembaga kemanusiaan lain pun harus ditunda diwaktu yang akan datang. (knrp/islamedia/js)